Permainan adu jangkrik kian mudah dimainkan karena orang-orang mencoba mencari peruntungan dengan berjualan jangkrik untuk diadu. Namun, kini jangkrik aduan telah punah dan berganti jangkrik peternak. Ini seiring juga permainan itu hilang dari peredarannya dan jangkrik alam sulit dicari.
“Sekarang jangkrik aduan sudah nggak ada, karena itu hidup di alam. Sekarang jangkrik alam ini udah jarang sekali,” ungkap penjual jangkrik di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) Subagyo ditemui Radar Jogja (18/11).
Bagyo, sapaan akrabnya, sudah tak menjual jangkrik aduan seiring permainan ini hilang di era 2000-an. Sekarang yang dijual lebih banyak jangkrik ternak. Itu pun khusus untuk pakan burung, ikan, dan ayam. Tidak ada lagi jangkrik aduan.
“Ini khusus untuk makan ternak saja. Ini jangkrik telendo dan bering, nggak bisa diadu. Karena jangkrik ternak lemah, kalau jangkrik yang diadu hampir sama jenisnya tapi dia lebih besar dan gemuk,” ujarnya.
Meski begitu, pria 60 tahun itu pernah menjamani permainan jangkrik aduan kala masih di Pasar Ngasem sekitar tahun 85-90an. Bapak dua anak itu juga pernah mencari peruntungan menjual jangkrik aduan. Ya, harganya cukup tinggi kala itu, jika dirupiahkan di era sekarang. Dijualnya per satuan, beda dengan jangkrik sekarang dijual per kilo. Dulu per satuannya senilai antara Rp100-Rp500. Dirupiahkan sekarang sekitar Rp1.000 per satuannya.
Pelanggannya juga kebanyakan membeli untuk keperluan diadu, sebab zaman dulu belum ada para peternak. “Dulu kan nggak ada banyak yang ternak burung, ikan, ayam. Jadi beli untuk diadu, banyakan malah bukan orang dewasa tapi anak kecil usia 10-12 tahunan,” jelasnya.
Kakek dua cucu itu pula pernah memainkannya, ketertarikannya itu karena era dulu belum menjamur permainan seperti era modern ini. Permainan kebanyakan tradisional termasuk adu jangkrik. “Dulu permainannya cuma adu-adu jangkrik, nggak ada yang lain. Sekarang ada adu burung, jago, demak,” terangnya.
Menurutnya tidak ada cara pemeliharaan khusus maupun pelatihan untuk jangkrik aduan. Jangkrik aduan yang kebanyakan dari alam itu langsung diambil dari tanah dan dibawa disimpan di tempat jangkrik seperti ember. Penyimpanannya pun tak perlu terpisah, sehingga tak heran jika jangkrik aduan dalam satu wadah bertarung sendiri. “Mereka tarung kayak ayam jago dalam satu ember jadi satu,” sambungnya.
Saat ini jangkrik yang dijual di Pasthy berjenis dua macam, yaitu jangkrik jawa dan bering. Kebanyakan dicari pelanggan adalah jangkrik bering karena berprotein tinggi untuk pakan ternak. (wia/laz) Editor : Editor Content