Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sulit Cari Onderdil, Larinya ke Sesama Tukang Servis

Editor Content • Minggu, 13 November 2022 | 15:46 WIB
Photo
Photo
 

RADAR JOGJA - Salah seorang tukang reparasi jam di Kabupaten Purworejo adalah Wahyudi. Dia sekarang biasa servis jam di Jalan KH Ahmad Dahlan dari pukul 10.00 sampai sore. Sebelumnya buka di Pantok atau Jalan WR Soepratman.

Wahyudi menyebut, sudah menekuni servis jam sejak sekitar tahun 1995-an dan sudah menjadi mata pencahariannya. Berawal dari ketertarikannya pada salah seorang temannya yang senang otak-atik jam.

“Akhirnya mulai belajar, ditelateni terus bisa dan buka servis sendiri. Servis jam ini harus didasari seneng dulu, soalnya kalau ndak seneng angel. Kesulitan membenahi jam itu tidak telaten. Tapi kalau senang dulu, serumit apa pun terkadang malah jadi tantangan,” katanya Jumat (11/11).

Dikatakan, dia biasa memperbaiki segala jenis jam, termasuk jam model manual tanpa baterai. Namun saat ini dia lebih sering memperbaiki jam jenis digital.

Photo
Photo
SUDAH JARANG: Wahyudi saat menunjukkan proses pengerjaan atau memperbaiki jam tangan manual.(JIHAN ARON VAHERA/RADAR JOGJA)

“Sekarang sudah jarang, tapi satu dua tetap ada. Kalau anak muda yang pakai model-model jam puteran atau otomatis seperti ini sudah jarang. Paling hanya sebagian yang suka. Biasanya orang-orang tua yang pakai,” sebutnya.

Terkait kesulitan membenahi jam manual, Wahyudi menjawab tidak begitu. Karena sebenarnya sistem kerjanya sama seperti digital. Kesulitannya di jam jadul justru pada ketersediaan onderdil. “Onderdilnya yang sulit, belum tentu nemu. Soalnya kalau tidak ada harus cari dulu. Kalau jam digital itu lebih gampang, soalnya pakai baterai,” jelasnya.

Proses pengerjaan jam manual tergantung pada tingkat kerusakannya. Jika hanya servis biasa, pengerjaannya lebih cepat atau hanya butuh waktu satu dua jam saja sudah jadi.

“Kalau ada onderdil yang harus diganti, ya bisa beberapa hari soalnya harus nyari dulu. Biasanya nyari ke sesama tukang reparasi jam. Kalau udah nemu ya cepet (pengerjaannya),” tambahnya. Soal tarif, jam-jam jadul biasanya dia mematok harga mulai Rp 30 ribu. (han/laz) Editor : Editor Content
#servis jam