Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Desain Unik, Ubah Ruangan Jadi Estetik

Editor Content • Sabtu, 8 Oktober 2022 | 15:58 WIB
MIGRASI: Siti Rokhimi warga Dusun Ketingan, Tirtoadi, Mlati, Sleman sedang menunjukkan puluhan burung kuntul bersarang di pohon-pohon halaman rumahnya,.(29/11).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
MIGRASI: Siti Rokhimi warga Dusun Ketingan, Tirtoadi, Mlati, Sleman sedang menunjukkan puluhan burung kuntul bersarang di pohon-pohon halaman rumahnya,.(29/11).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Bentuk kerajinan tangan berupa anyaman simpul tali beragam dan tergolong unik. Mampu membuat siapapun tertarik untuk membeli produk makrame. Bahkan, ada juga yang menjadikannya sebagai koleksi pajangan di rumah.

Seiring perkembangan zaman, hasil seni kriya makrame kian beragam di tangan milenial yang menekuninya. Mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Sehingga dari segi desain maupun fungsinya, tetap menyesuaikan zaman. Juga tidak meninggalkan kesan estetik.

Seorang pekerja swasta Dita Wulandari menuturkan, sekarang ini makrame hadir dengan berbagai macam bentuk. Mulai dari gantungan dinding, ornamen pada busana, pinggiran celana jin, drapery, gantungan pot atau tanaman, hingga furnishing lainnya.

Menurutnya, kerajinan ini tergolong kreatif. Banyak juga yang menekuni pembuatan makrame sebagai hobi. Seni kriya ini memanfaatkan tali temali menjadi simpul-simpul yang indah. "Tentunya memiliki nilai estetik untuk memperindah suatu ruangan atau yang lainnya," bebernya kemarin (7/10).

Dia mengaku, mulai terpikat dengan keindahan seni menyimpul tali ini saat masih duduk di bangku perkuliahan. Tepatnya saat ada satu postingan makrame yang muncul di media sosialnya. Saat itu, ada seorang perajin makrame yang tengah memperlihatkan cara pembuatannya. Di tangan seorang perajin, ternyata beberapa utas tali bisa disulap menjadi karya yang indah. "Saya kemudian tertarik karena hasil dari video tersebut sangat indah," tambahnya.

Dari situlah, dia tertarik untuk membelinya lewat marketplace. Ternyata unik dan punya sisi keindahan tersendiri. Lebih-lebih, bisa menambah koleksi hiasan dinding dan mempercantik kamarnya. Hingga sekarang, dia punya tiga jenis makrame untuk dekorasi dinding. Pertama, berbentuk dream catcher versi besar. Kedua, berbentuk bohemian style. Terakhir, berbentuk daun. "Saya beli itu sekadar untuk menghiasi dinding kamar biar lebih estetik," ujarnya.

Selain bentuknya estetik, kata dia, cocok untuk ruangan dengan desain vintage minimalis. Karena keunikannya ini, makrame bisa menjadi peluang bisnis yang besar. Bahkan, bisa bernilai jual tinggi. Selain bisa ditemukan di lapak marketplace, sekarang kerajinan makrame juga bisa diburu di toko-toko dekorasi. Tak hanya sebagai hiasan dinding yang memiliki nilai estetika saja, tapi juga memiliki nilai guna.

Seperti plant hangers yang digunakan untuk menggantung tanaman-tanaman hias. Biasanya tanaman dalam pot kecil, seperti kaktus. Dia menyebut, ada juga kursi makrame hingga tirai. Yang dapat memberi kesan manis pada jendela rumah berbahan kayu. "Kemungkinan paling banyak peminatnya itu wall decoration, macrame mirror, dan juga plant hangers," ujar Dita.

Dengan banyaknya perajin makrame, dia berharap, keberadaan seni kriya ini semakin dikenal oleh masyarakat secara luas. Apalagi bisa menambah nilai perekonomian. (aya/eno) Editor : Editor Content
#lifestyle #produk makrame