Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komunitas Mahseer Tank Indonesia Dukung Kelestarian Sang Ikan Dewa

Editor Content • Minggu, 20 Maret 2022 | 16:02 WIB
BERSEMANGAT – Lokasi kebun bibit atau Rumah Bibit Resan (RBR) Nglipar Kidul, Nglipar.(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
BERSEMANGAT – Lokasi kebun bibit atau Rumah Bibit Resan (RBR) Nglipar Kidul, Nglipar.(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA – Menjaga kelestarian salah satu jenis ikan lokal memang sudah menjadi salah satu kegiatan wajib Mahseer Tank Indonesia. Grup pecinta ikan mahseer atau akrab disebut ikan dewa ini sudah aktif sejak lima tahun lalu untuk menjaga kelestarian ikan mahseer di alam. Namun di sisi lain, para anggota komunitas tersebut juga membudidaya ikan mahseer sebagai klangenan.

Pengurus Masher Tank Indonesia Aris Umar Iskandar mengatakan, komunitas yang ia bentuk pada 2017 lalu ini sejatinya merupakan wadah bagi para penghobi ikan mahseer di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya. Para anggota di komunitas tersebut aktif berbudidaya dan memelihara ikan dewa tersebut. Namun di sisi lain mereka juga aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian salah satu jenis ikan asli perairan Indonesia tersebut.

Aris menuturkan para anggota komunitas tersebut juga mayoritas merupakan pecinta ikan, pemancing serta pegiat lingkungan. Para penghobi tersebut pun punya cara tersendiri untuk melestarikan ikan mahseer di alam. Seperti memberlakukan larangan untuk jual beli antar anggota komunitas dan melarang postingan ikan mahseer hasil pancingan.

Lebih dari itu, para anggota grup tersebut juga mengajak masyarakat untuk tidak mengambil ikan mahseer secara berlebihan di alam. Cara yang dilakukan pun cukup unik karena memberi pemahaman kepada masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal. Yakni mengaitkan ikan mahseer dengan berbagai legenda dan pantangan terhadap penangkapan ikan tersebut secara berlebihan.
“Upaya tersebut kami lakukan sebagai salah satu cara agar ikan mahseer tetap lestari sampai saat ini,” ujar Aris kepada Radar Jogja, Jumat (18/3).

Cukup digemarinya ikan mahseer oleh komunitas tersebut tak lain dan tak bukan karena keunikan dari hewan itu sendiri. Selain dari keindahan dari sisik di tubuhnya, para penghobi juga suka dengan ikan tersebut lantaran banyak memiliki legenda. Seperti dipercaya sebagai ikan dewa, merupakan makanan favorit para raja pada jaman dahulu kala, serta di beberapa daerah ikan mahseer juga dijadikan sebagai mas kawin.

Lebih lanjut, Aris menyatakan bahwa dibentuknya Mahseer Tank Indonesia juga menjadi suatu wujud komitmen para penghobi untuk menjaga kelestarian sungai. Grup pecinta ikan mahseer itu pun juga turut bekerjasama dengan berbagai komunitas. Seperti mengajak Komunitas Mancing Mania Jogjakarta, Wild Water Indonesia, Komunitas Trip Fishing Malang untuk turut mensosialisasikan pentingnya menjaga habitat ikan tersebut di alam.

“Para penghobi khususnya pemancing justru juga sangat bersemangat untuk menjaga kelestarian ikan mahseer di alam. Karena ikan ini dapat dipancing dengan berbagai teknik seperti casting maupun fly fishing serta memiliki tarikan yang istimewa,” terang Aris.(inu/bah) Editor : Editor Content
#Ikan Dewa #komunitas