Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Yang Akan Vaksin Pertama Dipersilahkan

Editor Content • Jumat, 28 Januari 2022 | 16:55 WIB
DISUNTIK: Setelah tenaga kesehatan, Pemkot Jogja memfokuskan suntikan vaksin booster untuk lansia. Kini saat booster untuk lansia terus digulirkan, pemkot juga melakukan vaksin booster untuk para aparatur sipil Negara (ASN). Ada 12 ribu sasaran, yang pros
DISUNTIK: Setelah tenaga kesehatan, Pemkot Jogja memfokuskan suntikan vaksin booster untuk lansia. Kini saat booster untuk lansia terus digulirkan, pemkot juga melakukan vaksin booster untuk para aparatur sipil Negara (ASN). Ada 12 ribu sasaran, yang pros
RADAR JOGJA - Minggu ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul secara maraton membuka layanan vaksinasi Covid-19.  Masyarakat umum yang ingin vaksinasi tahap pertama, kedua, atau ketiga dipersilakan.

"Pelayanan vaksinasi setiap hari dilaksanakan minggu ini. Buka mulai pukul 8.00 sampai dengan 12.00 siang," kata Dewi Irawaty saat dihubungi kemarin (27/1).

Dia menjelaskan, setiap hari rata-rata warga yang melakukan suntik vaksin mencapai 600 orang.  Khusus syarat vaksinasi booster, telah mendapatkan vaksin dosisi 1 dan 2 jenis Sinovac dan Astrazenica. "Jarak vaksin booster minimal telah enam bulan dari dosis ke dua. Jadwal vaksinasi booster dilaksanakan besok (hari ini) pukul 8.00," ujarnya.

Menurutnya, vaksin booster AZ akan diberikan separuh dosis pada warga yang sudah mendapat dua dosis vaksin Sinovac. Separuh dosis Moderna diberikan pada mereka yang mendapat dua dosis AZ."Peserta wajib membawa kartu vaksin, identitas diri, dan dalam kondisi sehat," ucapnya.

Minggu depan, juga akan dilakukan vaksinasi masal di Taman Budaya Gunungkidul (TBG) Siyono, Playen. Vaksin booster dengan kuota sekitar 3.000 orang. Dewi meminta masyarakat memanfaatkan program tersebut. "Selain itu layanan di puskesmas disetiap kapanewon memiliki jadwal masing-masing yang mudah diakses masyarakat. Vaksin booster bisa dilakukan dimana saja," bebernya.

Lebih jauh dikatakan, sampai dengan 23 Januari 2022 capaian vaksinasi dari target 595.145 orang, untuk tahap pertama 84,90 persen, tahap kedua 74,77 peresentahap ketiga 1,49. Anak dengan sasaran 56.586 dosis pertama 80, 02 persen, dosis kedua 3,64 persen."Kami juga menggelar vaksinasi booster dengan sasaran calon jamaah haji," terangnya.

Sementara itu, Kasi Surbilens dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Gunungkidul Sugondo mengatakan, calon jamaah haji disuntik vaksin booster jenis pfizer, astrazeneca, dan Moderna sesuai yang diperbolehkan oleh negara tujuan. "Hari ini total ada 600 an orang  disuntik booster karena tambahan Kemenag (Kantor kementrian agama), dan OPD (organisasi perangkat daerah)," kata Sugondo.

Terpisah, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Gunungkidul Muhammad Tahrir mengatakan, target vaksinasi sudah terpenuhi (vaksin booster calon jamaah haji). Bekerjasama dengan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) dan dinkes. "Pemberangkatan umroh sudah mulai berjalan dengan skema melalui pusat.  (gun/pra) Editor : Editor Content
#booster covid-19