Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengunjungi Destinasi Wisata Baru Puncak Saka

Editor Content • Rabu, 22 Desember 2021 | 18:58 WIB
SUASANA ALAM : Indahnya suasana dan pemandangan di Puncak Saka Kulonprogo pada Selasa (21/12). Pengunjung bisa menikmati pemandangan sawah dan perbukita Menoreh dari Puncak Saka.(IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
SUASANA ALAM : Indahnya suasana dan pemandangan di Puncak Saka Kulonprogo pada Selasa (21/12). Pengunjung bisa menikmati pemandangan sawah dan perbukita Menoreh dari Puncak Saka.(IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kulonprogo kembali memiliki destinasi wisata yang layak dicoba. Puncak Saka namanya. Berlokasi di Padukuhan Klajuran,Tanjungharjo, Nanggulan. Berada di “lantai dua” Kulonprogo. Pengunjung bisa melihat pemandangan sawah serta pegunungan dari atas ketinggian.

IWAN NURWANTO, Radar Jogja, Kulonprogo

Udara segar, hamparan pemandangan serta makanan dan minuman yang murah menjadi kesan pertama ketika pertama kali mengunjungi Puncak Saka. Jarak destinasi wisata tersebut dari pusat Kota Jogja sekitar 22 kilometer. Bisa ditempuh sekitar 45 menit perjalanan dengan kendaraan. Jika dihitung dari Kota Wates sekitar 25 menit.

Puncak Saka sendiri belum lama dibuka. Namun wisatawan yang datang sudah cukup ramai karena destinasi wisata tersebut sempat viral di sosial media. Tak dipungkiri, pemandangan dari tempat tersebut sangat indah. Sehingga menarik orang untuk datang.

Pengunjung, bisa melihat hijaunya hamparan sawah serta pegunungan dari atas ketinggian. Sementara jika malam, pemandangan yang ditawarkan berupa kerlap-kerlip lampu perkotaan. Tak jarang Puncak Saka juga disebut sebagai lantai duanya Kulonprogo.

"Nama Puncak Saka diambil dari Petilasan Saka Gelap yang tak jauh dari lokasi ini," ujar Mangun Riadi, selaku Pengelola Puncak Saka saat ditemui Radar Jogja, Selasa (21/12).

Puncak Saka sebenarnya baru dibuka satu minggu yang lalu. Namun animo pengunjung yang datang sudah cukup tinggi. Dalam sehari, rata-rata pengunjung yang hilir mudik ke untuk menikmati kuliner, serta pemandangan di tempat tersebut terhitung bisa mencapai ribuan.

Puncak Saka sendiri memiliki luas 400 meter dengan waktu pembangunannya sekitar satu tahun. Dalam pengembangannya, destinasi wisata tersebut juga memaksimalkan peran masyarakat lokal untuk pengelolaan.

Selain memiliki pemandangan yang indah, harga menu makanan dan minuman di Puncak Saka juga tergolong murah. Untuk minumannya dibanderol mulai harga Rp 2 ribu - Rp 5 ribu saja. Sementara untuk makanannya mulai dari harga Rp 5 ribu – Rp 20 ribu. "Kalau datang kesini dengan keluarga atau rombongan kami juga punya menu spesial berupa ayam ingkung," imbuh Riadi.

Salah satu pengunjung, Mutyaningsih,38 mengaku kagum dengan keindahan yang ditawarkan oleh Puncak Saka. Sebab selain bisa menikmati kuliner yang menggugah selera, ia juga bisa melihat indahnya pemandangan sawah serta pegunungan.

Dikatakan wisatawan asal Sleman itu, dari Puncak Saka ia bisa melihat hijaunya hamparan sawah Nanggulan. Serta pemandangan gugusan perbukitan Menoreh, lengkap dengan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu tanpa terhalang apapun. "Saya akui tempat ini memang indah. Selain itu makanannya juga murah. Saya jamin tidak akan nyesel datang kesini," ungkap Mutyaningsih. (bah)

  Editor : Editor Content
#Kota Jogja #Kulonprogo #Kota Wates