Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keraton Jogja Bangun Pagar Mengelilingi Alun-Alun Utara

Editor Content • Senin, 8 Juni 2020 | 15:14 WIB
WADUL: Puluhan perwakilan pedagang asongan di Candi Borobudur mengeluh kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo soal larangan berjualan di zona 2.(Naila Nihayah/Radar Jogja)
WADUL: Puluhan perwakilan pedagang asongan di Candi Borobudur mengeluh kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo soal larangan berjualan di zona 2.(Naila Nihayah/Radar Jogja)
RADAR JOGJA – Kawasan Alun-alun Utara (Altar) Keraton Jogja akan kembali ditata. Kali ini dengan membangun pagar pembatas di sekeliling pelataran. Masyarakat berharap dengan pemasangan pagar tersebut tak membatasi aktivitas di sana.

Dari pantauan Radar Jogja Minggu (7/6), proses pengerjaan masih dalam tahap penggalian untuk membangun pondasi pagar. Proses penggalian pembangunan pondasi pagar telah dilakukan sejak Jumat (5/6) lalu. Penggalian dimulai dari sisi barat pelataran. Proses penggalian telah memasuki pada sisi selatan pelataran Altar. Tapi di Altar hingga kemarin belum terpasang papan plang proyek.

BIAR KINCLONG: Teraso di jalur semipedestrian Malioboro akan dipoles kembali supaya tetap terlihat bersih. Dianggarkan Rp 400 juta untuk memoles kembali teraso di Malioboro.(ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)
BIAR KINCLONG: Teraso di jalur semipedestrian Malioboro akan dipoles kembali supaya tetap terlihat bersih. Dianggarkan Rp 400 juta untuk memoles kembali teraso di Malioboro.(ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)
AKAN DITATA: Kondisi pinggiran Alun-alun Utara Jogja yang tengah dilaksanakan proyek pembangunan pagar, Minggu (7/6). Dalam rangka pelestarian bangunan cagar budaya Keraton Jogja, akan dibangun pagar mengelilingi Alun-alun Utara dalam waktu dekat. ( GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA )

Salah seorang petugas proyek di lapangan membenarkan bahwa galian tanah adalah untuk membangun pondasi pagar. Akan dibangun pagar yang mengelilingi Altar. "Iya untuk membangun pagar. Ini sampai mengelilingi semua lapangan," kata pria yang enggan namanya dikorankan itu.

Pembangunan pagar di Altar juga diketahui dari surat undangan sosialisasi dari Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Jogja, yang digelar di Aula Kecmatan Kraton Senin (8/6). Dalam surat yang ditandatangani Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Jogja GKR Condrokirono 5 Juni lalu itu, disebutkan dalam rangka pelestarian bangunan cagar budaya Keraton Jogja, serta menjaga bersama dalam pemeliharaan warisan budaya akan dilakukan penataan Altar. Yaitu dengan membangun pagar mengelilingi Altar.

GKR Condrokirono sendiri belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan atas dilaksanakannya proyek tersebut. Puteri kedua Raja Keraton Jogja Sri Sultan Hamengku Buwono X itu tidak merespon permintaan wawancara yang diajukan.

Sementara itu, salah seorang warga yang biasa beraktivitas di Altar, Tikno mengaku tak keberatan atas keberadaan proyek tersebut. Asalkan tujuannya untuk perawatan dan menjaga keindahan di kawasan Alun-alun utara. "Nggak papa asal tujuannya baik, kalau bagus kan jadi banyak yang datang. Pedagang jadi lebih laku to," kata warga Kadipaten, Kecamatan Kraton itu.

Namun pria 61 tahun itu berharap agar tidak ada pembatasan akses pengunjung yang bisa memasuki kawasan tersebut. Hingga saat ini, dia mengaku belum mengetahui tujuan dari adanya proyek tersebut. "Mau kayak gimana belum tahu. Tapi semoga ya jangan ditutup," pintanya. (tor/pra) Editor : Editor Content
#altar #alun alun utara #keraton jogja #Jogja