Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tuangkan Kisah Cinta di SMK dalam Buku

Magang • Kamis, 11 April 2019 | 16:20 WIB
PRODUKTIF : Anet dan Bulan, perwakilan siswa SMK 6 Jogja yang ikut menulis kumpulan cerpen karya para siswa sekolah tersebut.  (WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)
PRODUKTIF : Anet dan Bulan, perwakilan siswa SMK 6 Jogja yang ikut menulis kumpulan cerpen karya para siswa sekolah tersebut. (WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)
JOGJA – Kisah kasih di SMA sering menjadi inspirasi film maupun buku. Biasanya ditulis setelah mereka lulus SMA. Tapi para siswa SMK Negeri 6 Jogja mengungkapkan perasaan mereka pada lawan jenis dengan menulis buku.

Jadilah buku cerita pendek berjudul ‘Izinkan Aku Jatuh Cinta di Sekolah’ karya 24 siswa SMK 6 jogja. Salah satunya adalah kisah Annetita Yaziid Lucky Setiawan Putri atau Anet sapaanya. Tulisannya yang berjudul ‘Hati’, diambil dari kisah pribadinya.

Kisahnya muncul berawal dari mengagumi sosok senior di sekolahnya. Lebih tua satu tahun dibandingkan dirinya kini yang baru duduk di kelas 10. "Dia itu baik banget lucu, apalagi pipinya yang tembem bikin menggemaskan," ungkap Anet dalam diskusi buku ‘Izinkan Aku Jatuh Cinta di Sekolah’ di Perpustakaan Pevita Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja, Rabu (10/4).

Rasa penasaranpun muncul. Anet tidak behenti disitu saja, dia mencari alamat sosial medianya untuk mencari tahu lebih jauh tentang sosok Edo. Lalu Anet mulai stalking medos milik Edo, dan mengikutinya. Diapun berbunga-bunga ketika tahu Edo mengikutinya balik.

"Saya senang sekali ketika tahu dia mengikuti saya balik di Instagram," tutur Anet menceritakan sambil tersipu malu.

Dia menceritakan sosok laki-laki yang ia kagumi dan menjadi alasan untuk timbul menjadi rasa cinta itu, ternyata kekasih sahabatnya sendiri. Sahabatnya ini yang sering menjadi tempat bercerita Anet ketika dirinya muncul getaran cinta.

"Tapi ternyata laki-laki yang saya suka itu jadian dengan sahabat saya, yaa kecewa sih tapi mau gimana lagi lebih baik rasa ini saya simpan di dalam hati," tuturnya polos.

Juga ada kisah Nohan Rembulan Hartika Sari. Bulan sapaannya, menyimpan rasa kepada temannya sendiri yang satu sekolah. Rasa itu muncul disaat dirinya awal masuk SMK. Bulan bertemu dengan teman barunya tersebut dan langsung saling akrab pada saat itu. Keduanya kemudian jalan bareng bersama, dan dari situlah rasa sukanya awal mula muncul.

Hari demi haripun dilalui bersama-sama, hingga suatu hari teman prianya ini bercerita kepadanya jika dirinya menyimpan rasa kepada teman perempuannya. Pada saat itu pula Bulan merasa kaget. "Dia meminta saran saya gimana cara nembak cewek, saya kaget waktu itu siapa yang dimaksud?," cerita Bulan.

Ternyata teman perempuan yang dimaksud tersebut bukan dirinya. Bulan merasakan kekecewaan yang sangat dalam hingga sampai pada sakit hati.

Meski sempat mengaku malu menuliskan kisah mereka, tapi kini Anet dan Bulan merasa bangga. Karena telah memiliki karya sendiri dalam bentuk sebuah buku. Sebelum menulis cerpen, buku pertamanya tentang puisi. "Saya senang sekali apalagi bangga bisa sampai menulis, soalnya ini paling berkesan dalam hidup pengen aja ditulis," ujar Anet.

Diharapkan oleh mereka kepada generasi yang lain adalah buku ini bisa menjadi motivasi agar mau mengembangkan bakat dan potensinya. Khususnya bidang menulis.

"Semoga teman-teman diluar sana bisa bersikap positif supaya bisa menghasilkan sebuah tulisan yang bagus dan bisa dibaca yang lain," ujar Anet.

Sedang Plt Kepala Dinas Perpustaakan dan Kearsipan Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengaku bangga dengan karya cerpen para siswa SMK. Menurut dia kebiasaan menulis bisa membantu menuangkan perasaan mereka. "Kegiatan seperti ini harus ditingkatkan agar anak-anak bisa mengembangkan potensinya. Bahkan kini sudah mempunyai karya yang bisa dinikmati orang lain," tuturnya. (cr15/pra/mg1) Editor : Magang
#kumpulan cerpen #SMK Negeri 6 Jogja