Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Idul Fitri Berbarengan dengan Nyepi, Masyarakat Diminta Menjaga Toleransi

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 17 Maret 2026 | 20:16 WIB

Ramai: Ratusan warga memadati Lapangan Trirenggo untuk salat Idul Adha Jumat (6/6).
Ramai: Ratusan warga memadati Lapangan Trirenggo untuk salat Idul Adha Jumat (6/6).


JOGJA - Hari raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada tanggal yang sama yakni Jumat (20/3/2026).

Pimpinan Muhammadiyah hingga anggota DPRD DIY minta masyarakat perkuat toleransi.

"Saling menghargai antar unat beragama dengan perayaan-perayaan yang sewajarnya dan tidak menganggu satu dengan lainnya perlu diperkuat," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Bahkan, warga dan kader Muhammadiyah di Bali diminta untuk tidak melaksanakan takbir keliling dan menggunakan pengeras suara saat karena berbarengan dengan Nyepi.

“Terkhusus warga Muhammadiyah, takmir masjid Muhammadiyah, dan umat Islam di Bali, atas dasar toleransi takbir dapat dilaksanakan di rumah atau di masjid masing-masing tanpa pengeras suara,” ujarnya.

Perbedaan penentuan waktu Idul Fitri, lanjutnya, diminta agar disikapi dengan rasa saling menghormati. Pelaksanaan salat Idul Fitri disarankan di lapangan terbuka. (oso)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Muhammadiyah #Komisi A DPRD DIY #Hari Raya Idul Fitri #menjaga toleransi #nyepi