Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Kesampingkan Ambisi Full Pedestrian, Fokus Percantik Kawasan Malioboro di Libur Lebaran

Iwan Nurwanto • Selasa, 10 Maret 2026 | 15:50 WIB

BERSIAP: Situasi kawasan Malioboro pada Selasa (10/3/2026). Destinasi wisata favorit tersebut akan disiapkan untuk menyambut wisatawan di libur lebaran. 
BERSIAP: Situasi kawasan Malioboro pada Selasa (10/3/2026). Destinasi wisata favorit tersebut akan disiapkan untuk menyambut wisatawan di libur lebaran. 

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dipastikan tidak menerapkan full pedestrian di kawasan Malioboro selama libur lebaran.

Fokusnya memastikan kesiapan fasilitas umum, estetika kota dan antisipasi tindakan yang merugikan wisatawan.

Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengatakan, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Mengingat kunjungan wisatawan ke Kota Jogja akan sangat tinggi selama masa libur panjang lebaran.

Berdasarkan prediksi Dinas Perhubungan DIY, Yogyakarta akan mengalami pergerakan hingga delapan juta wisatawan.

Alih-alih menerapkan skema bebas kendaraan bermotor, Wawan mengaku pihaknya akan fokus terhadap peningkatan estetika destinasi wisata favorit tersebut.

Misalnya dengan pengecatan ulang kursi-kursi, pembaharuan lampu penerangan, dan penghijauan kembali di kawasan Malioboro.

“Full pedestrian pada saat lebaran tahun ini belum diterapkan, karena justru tamu kita besok itu banyak. Paling penting sekarang adalah bagaimana menyambut tamu,” ujar Wawan di Balai Kota Jogja, Senin (9/3/2026) kemarin.

Terkait masalah kebersihan, Wawan mengaku sudah menginstruksikan instansi terkait untuk menambah jumlah petugas selama masa libur panjang.

Sehingga harapannya tidak ada lagi penumpukan pada fasilitas tempat sampah.

Selain keindahan fisik, manajemen lalu lintas dan antisipasi permasalahan parkir juga akan menjadi fokus pihaknya selama libur panjang.

Wawan memastikan instansi terkait akan bekerja ekstra mengurai kemacetan dan mencegah tindakan parkir nuthuk.

“Sebab praktik semacam itu dapat mencoreng citra pariwisata Yogyakarta secara keseluruhan,” katanya.

Soal antisipasi parkir liar, Kasat Lantas Polresta Jogja AKP Alvian Hidayat mengaku sudah menyiapkan penindakam lewat electronic traffic law enforcement (etle) mobile handheld.

Alat tilang portabel itu akan fokus menindak pelanggaran lalu lintas di kawasan Tugu, Malioboro dan Kraton (Gumaton).

Sistem tilang etle handled mobile memiliki kelebihan dibandingkan tilang manual. Petugas bisa memberikan tilang meskipun kendaraan tidak sedang bersama pemiliknya.

"Insyaallah akan memberikan dampak peningkatan ketertiban dalam berlalulintas,” beber Alvian. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#full pedestrian #libur lebaran #Malioboro