Tiket KA Lebaran dari Daop 6 Jogja Sudah Terjual 279 Ribu, Puncak Arus Diprediksi Terjadi H+3
Fahmi Fahriza• Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:26 WIB
Penumpang kereta api di Stasiun Tugu Jogjakarta
JOGJA - Penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogja terus meningkat. Hingga hari ke-17 Ramadan atau Sabtu (7/3), sebanyak 279.549 tiket kereta api jarak jauh telah terjual dari wilayah Daop 6.
Manager Humas KAI Daop 6 Jogja Feni Novida Saragih merinci, jumlah tersebut setara 53,21 persen dari total kapasitas 525.350 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 mendatang.
"Tren pemesanan tiket KA di Daop 6 masih terus bergerak, dan diperkirakan akan meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri," ungkapnya.
Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran, Feni menyebut bahwa Daop 6 turut menyiapkan 12 perjalanan kereta tambahan. Rinciannya terdiri dari 10 KA jarak jauh tambahan dan 2 KA Motor Gratis (Motis).
Berdasarkan tren sementara, Feni memproyeksikan puncak pemesanan tiket terjadi pada H+3 Lebaran atau Selasa (24/3). Pada tanggal tersebut, tercatat 22.493 tiket terjual dalam satu hari, menjadikannya sebagai tanggal dengan penjualan tertinggi sementara.
"Angka itu masih berpotensi meningkat karena proses pemesanan tiket masih terus berlangsung hingga saat ini," kata Feni.
Selain H+3, beberapa tanggal lain juga menunjukkan tingkat okupansi atau pembelian yang tinggi, seperti 23 Maret sebanyak 112 persen, dan 25 Maret sebanyak 100 persen.
Secara garis besar, Feni mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik atau arus balik menggunakan kereta api agar segera memesan tiket. "Kami imbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak dini dan segera memesan tiket agar tidak kehabisan," ujarnya.
Sementara itu, salah satu calon penumpang kereta api dari Jogja Ratih Irene mengaku, sengaja memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan saat mudik ke kampung halamannya di Jakarta.
"Saya beli tiket dari awal Ramadan lewat aplikasi. Kalau nunggu dekat Lebaran biasanya sudah habis, apalagi untuk tanggal favorit," ujarnya.
Diakuinya, ia memilih kereta api karena dinilai lebih nyaman dan tepat waktu dibandingkan moda transportasi lain saat musim mudik.
"Kalau naik kereta lebih pasti waktunya dan tidak terjebak macet seperti perjalanan darat," katanya. (iza)