Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, meninggal dunia pada usia 90 tahun.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi.
Ucapan duka cita tersebut disampaikan Prasetyo Hadi saat mengonfirmasi kabar wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, pada hari ini.
"Benar (Wapres Ke-6 Try Sutrisno meninggal dunia, red.). Kita berdukacita sangat mendalam," tutur Prasetyo Hadi di Jakarta, Senin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, akan dimandikan di RSPAD, sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Kabar wafatnya Try Sutrisno pertama kali disampaikan pihak keluarga dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, lalu dibenarkan pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara serta Pasukan Pengamanan Presiden.
"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin, Amin, Amin YRA," demikian pesan keluarga yang mengabarkan wafatnya Wapres ke-6 RI, Try Sutrisno, dikutip dari Antara News, Senin (2/3).
Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka, di kediaman pribadinya, Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan.
Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 dan merupakan purnawirawan jenderal yang pernah menjabat Panglima ABRI (kini TNI). Ia juga pernah menjadi Ketua Umum PBSI pada 1985–1993.
Pada periode 1993–1998, almarhum menjabat Wakil Presiden RI mendampingi Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Editor : Bahana.