Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Tewasnya Remaja 14 Tahun di Maluku, Pagar Polda DIY Roboh, Tembok Penuh Coretan

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21 WIB

Ratusan Massa Aksi Datangi Polda DIJ , Pagar Roboh, Tembok Penuh Coretan
Ratusan Massa Aksi Datangi Polda DIJ , Pagar Roboh, Tembok Penuh Coretan

JOGJA - Ratusan massa geruduk Markas Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY), Selasa (24/2). Tembok depan Polda DIY dicorat coret dan pagar sebelah timur juga telah rusak.

Rombongan massa berjalan kaki dari arah timur. Mereka sampai ke Polda DIJ sekitar pukul 18.00, tanpa ada orasi. Tak berselang lama, beberapa orang mulai mencorat coret tembok depan Polda . Di sebelah timur, gerbang besi juga telah rusak.

Salah seorang massa aksi inisial UDE mengatakan aksi tersebut dinilai bentuk dari kemarahan masyarakat. Khususnya pascakasus meninggalnya anak di bawah umur di Maluku yang diduga karena hantaman helm seorang anggota brimob.

"Ada bocah 14 tahun yang nggak salah apa-apa, lagi jalan motor, tiba-tiba dihantam helm kepalanya, terus tewas, dan sebagainya," ujarnya saat ditemui di depan Mapolda DIY, Selasa (24/2).

Kabar tersebut membuat sebagian masyarakat Jogja sadar dan semakin tak percaya dengan adanya agenda reformasi Polri yang digaungkan pemerintah. Padahal aksi serupa juga pernah terhadi di Mapolda DIY pada Agustus tahun lalu. Menurutnya, itu juga tidak ada eprubahan yang signifikan dari agenda Reformasi Polri.

"Ini yang terjadi adalah masyarakat hari ini paham bahwa ternyata yang busuk itu bukan oknum, tapi seluruh institusinya gitu. Jadi aksi ini adalah upaya untuk meluapkan kemarahan masyarakat gitu," bebernya.

Ia mengatakan aksi hari ini tidak ada tuntutan apapun. Bahkan, tidak ada juga panggung orasi selayaknya aksi demonstrasi pada umumnya.

"Jadi ini aksi memang fluid (mengalir) lah, bener-bener sudah fluid dan sebagainya," ucapnya.

Menurutnya, coretan dan pagar yang roboh itu merupakan bagian dari bentuk ekspresi kemarahan massa. Peserta aksi terdiri dari masyarakat hingga mahasiswa di beberapa kampus di Jogja.

"Kami ga ada rundown aksi, belum tahu ini sampai jam berapa," tandasnya.

Hingga saat ini aksi demonstrasi masih berlangsung. Setengah Jalan Ringroad Selatan di jalur utara yang digunakan kendaraan melaju ke arah timur ditutup. (oso)

Editor : Heru Pratomo
#Pagar Roboh #Mapolda DIY #brimob #maluku #POLDA DIY #bocah 14 tahun