Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mudik 2026 Makin Lancar, Tol Solo–Jogja dan Jogja–Bawen Resmi Beroperasi

Bahana. • Minggu, 8 Februari 2026 | 14:55 WIB
Proyek tol Jogja-Solo Seksi II yang melalui Maguwoharjo.
Proyek tol Jogja-Solo Seksi II yang melalui Maguwoharjo.

JOGJA - Ruas Tol Solo-Yogya dan Tol Yogya-Bawen direncanakan dibuka secara fungsional saat arus mudik Lebaran 2026.

Urai kepadatan lalu lintas sekaligus percepat akses kendaraan menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Angin segar bagi para calon pemudik, ruas tol Solo-Yogya dan Tol Yogya-Bawen direncanakan mulai beroperasi guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mempercepat waktu tempuh perjalanan menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwanto, mengatakan progress pembukaan tol fungsional sudah mendekati tahap akhir.

“Untuk Tol Solo–Yogyakarta ruas Prambanan–Purwomartani, progres pembangunannya sudah mencapai 95 persen dan siap difungsikan secara terbatas pada periode Lebaran 2026,” ujar Rivan.

Selain lebih efisien waktu, kehadiran ruas tol ini memudahkan akses menuju pusat kota bagi wisatawan yang ingin langsung menuju kawasan Candi Prambanan tanpa harus terjebak kepadatan di jalan raya utama.

Sementara itu, dari arah utara melalui Tol Yogya-Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer yang juga disiapkan untuk beroperasi secara fungsional.

Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan segmen tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

“Pengoperasian Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 bersifat fungsional dan belum menghubungkan secara penuh jalur Yogyakarta–Bawen, namun diharapkan bisa membantu kelancaran arus kendaraan dari arah utara,” jelasnya.

Potensi Lonjakan Jumlah Pemudik

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Penghubungan (Kemenhub) Aan Suhanan menilai dibukanya ruas tol fungsional ini dapat memberikan alternatif rute perjalanan yang lebih lancar bagi para pemudik.

"Dengan jalur ini, masyarakat yang menuju Magelang hingga masuk ke Yogyakarta dari sisi utara memiliki alternatif perjalanan tanpa persimpangan lampu lalu lintas, sehingga beban jalan nasional dapat berkurang," ujar Aan.

Mengantisipasi adanya lonjakan jumlah kendaraan yang melewati tol, Kakorlantas Polri akan menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan di jalan-jalan rawan kepadatan.

Dengan penerapan "one way" dan "contraflow" di titik-titik rawan kepadatan dan pengguna jalan tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi dan keluar dari jalur tol selama masa pengoperasian terbatas tersebut, mengikuti aturan untuk tetap mematuhi batas kecepatan maksimal 40-60 kilometer per jam, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi demi kelancaran perjalanan.

Editor : Bahana.
#tol jogja solo #tol jogja bawen #Mudik 2026 #bawen