Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Derby Mataram Memanas, PSIM Jogja dan Persis Solo Sama-Sama Incar Tiga Poin di SSA Bantul

Fahmi Fahriza • Kamis, 5 Februari 2026 | 21:41 WIB

 

Sesi konferensi pers sebelum pertandingan antara PSIM Jogja melawan Persis Solo
Sesi konferensi pers sebelum pertandingan antara PSIM Jogja melawan Persis Solo

JOGJA - Duel panas bertajuk Derby Mataram bakal tersaji saat PSIM Jogja menjamu Persis Solo di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, nanti sore (6/2) pukul 15.30. Ini pertandingan lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.


Pertandingan ini menjadi laga sarat gengsi bagi kedua tim. Pada pertemuan putaran pertama lalu, PSIM berhasil mencuri satu poin di Stadion Manahan Solo setelah bermain imbang 2-2 melawan Persis.


Menjelang laga derby, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel memastikan persiapan timnya berjalan normal. Meski skuad baru saja menjalani perjalanan panjang dari laga tandang menghadapi Borneo FC pekan lalu.


"Persiapannya seperti biasa. Satu-satunya hal adalah perjalanan dari Borneo yang cukup lama, jadi saya memberi tambahan satu hari libur supaya pemain lebih segar. Tapi secara umum tak ada yang berbeda," ujar Van Gastel dalam konferensi pers pra-pertandingan kemarin (5/2).


PSIM datang ke laga Derby Mataram dengan catatan dua kekalahan beruntun, yakni melawan Persebaya Surabaya dan Borneo FC. Namun Van Gastel menilai hasil itu merupakan bagian dari dinamika kompetisi dan menegaskan timnya siap bangkit di hadapan pendukung sendiri.


"Mengenai dua kekalahan itu, terkadang memang terjadi. Lawan Persebaya kami bermain bagus di babak pertama, tapi ada masalah di lini belakang pada babak kedua. Lawan Borneo kami kebobolan di menit akhir. Kami sebenarnya pantas mendapat poin, tapi itulah sepak bola. Kami akan berusaha menang besok," tegas pelatih asal Belanda itu.


Di sisi lain, Van Gastel juga menyoroti Persis Solo yang menurutnya akan sulit diprediksi. Lantaran banyak melakukan perubahan komposisi pemain di putaran kedua ini.


"Mereka mendatangkan banyak pemain baru. Saya melihat tiga pertandingan mereka dan setiap laga pemainnya berbeda-beda. Sulit menebak bagaimana mereka akan bermain melawan kami. Karena itu, yang paling penting kami memainkan permainan kami sendiri," katanya.


Dari sisi pemain, Riyatno Abiyoso menegaskan seluruh skuad PSIM telah melupakan hasil minor sebelumnya dan kini fokus penuh menatap laga derby ini.


"Dua kekalahan kemarin sudah berlalu. Kami fokus di laga selanjutnya untuk meraih tiga poin. Kami akan menjalankan semua instruksi pelatih dengan maksimal," ucap Abiyoso.


Secara pribadi, ia menilai Derby Mataram memiliki arti penting. Terlebih dengan tingginya antusiasme suporter dari masing-masing pihak.


"Ini derby yang sangat menarik. Antusiasme suporter pasti lebih besar lagi yang datang ke stadion. Kalau kami bisa menang besok, langkah kami ke depan akan lebih ringan," tambahnya.


Sementara dari kubu Persis Solo, Pelatih Milomir Seslija mengakui laga kontra PSIM tidak akan berjalan mudah. Ia menilai Laskar Mataram sebagai salah satu tim dengan kualitas serangan yang berbahaya.


"Kami bermain melawan tim yang sangat bagus. Mungkin akhir-akhir ini mereka tidak mendapat hasil yang baik, tapi bagi saya PSIM adalah salah satu tim dengan penyerangan terbaik. Saat mereka berada dalam performa terbaik, mereka sangat berbahaya," ujar Milo.


Pelatih asal Bosnia itu juga menegaskan timnya harus bekerja ekstra keras jika ingin membawa pulang hasil positif dari Bantul.


"Ini laga derby dan kami harus menginvestasikan banyak energi. Kalau kami ingin menang, kami harus bermain jauh lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya," katanya.


Di sisi lain, pemain Persis Solo Althaf Indie juga menyatakan kesiapan timnya untuk tampil habis-habisan. Mengingat posisi mereka yang masih berada di papan bawah klasemen.


"Kami tahu ini laga Derby Mataram dan kami juga tahu posisi kami di klasemen. Kami harus fight untuk ambil tiga poin supaya bisa bangkit lagi," tuturnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Persis Solo #Stadion Sultan Agung (SSA) #derby mataram #PSIM Jogja