Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wow! Pelunasan Haji DIY 2026 Melampaui Kuota, Apa Artinya bagi Jemaah Cadangan?

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:45 WIB
PENGUJIAN: Calon Jamaah Haji menerima pengarahan dari panitia
PENGUJIAN: Calon Jamaah Haji menerima pengarahan dari panitia
 
JOGJA -  Jumlah calon jemaah haji (CJH) DIY yang melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 2026 melampaui kuota hingga 105 persen.
 
Pelunasan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat CJH yang batal berangkat karena alasan kesehatan, administrasi, atau sebab lainnya.
 
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY Jauhar Mustofa menjelaskan, proses pelunasan BPIH di DIY telah rampung sepenuhnya.
 
Baca Juga: Teman Sendiri Tusuk Mahasiswa Papua hingga Tewas di Tengah Kampung: Begini Kronologinya!
 
Saat ini, tahapan yang berjalan adalah verifikasi dokumen oleh tim di tingkat pusat.
 
"DIY sudah beres. Pelunasan sudah selesai dan ini baru sekarang diverifikasi dokumennya oleh tim yang ada di pusat," katanya, Sabtu (17/1/2026).
 
Jauhar menjelaskan, capaian pelunasan tahun ini tidak hanya memenuhi target, tetapi melampauinya.
 
Karena itu, jemaah cadangan yang berada di bawah kuota utama juga didorong untuk melakukan pelunasan sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko.
 
Baca Juga: Hujan Terus, Tebing Longsor! Rumah Warga Gunungkidul Tertimpa Batu Raksasa
 
"Kalau nanti sewaktu-waktu ada yang gagal berangkat atau membatalkan atau ya memang kemudian ada halangan tidak berangkat. Cadangan ini bisa kami naikkan untuk diberangkatkan," ujarnya. 
 
Pada musim haji 2026, DIY memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 601 jemaah. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 3.147 jemaah, kuota haji DIY tahun ini meningkat sekitar 19,01 persen.
 
Dengan tambahan tersebut, total kuota jamaah haji DIY yang akan diberangkatkan mencapai 3.748 orang.
 
Baca Juga: PSS Sleman Usung Misi Revans Lawan Persela Lamongan, Laskar Sembada Berambisi Raih Tiga Poin di MagIS
 
Tambahan kuota tersebut merupakan dampak dari penerapan skema kuota haji baru secara nasional yang berbasis pada masa tunggu jamaah di masing-masing provinsi.
 
Pelunasan yang melampaui kuota, lanjut Jauhar, dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga optimalisasi keberangkatan apabila terdapat jamaah yang tidak dapat berangkat karena berbagai kendala.
 
Saat ini, kepastian akhir jumlah jamaah yang benar-benar berangkat masih menunggu selesainya proses verifikasi dokumen oleh tim pusat.
 
Dari seluruh jemaah yang telah melunasi, sekitar separuh data telah diverifikasi.
 
Baca Juga: Waspada! Varian Superflu di Musim Hujan, Pakar Ingatkan Risiko Bagi Para Kelompok Rentan
 
"Mungkin satu minggu ini sudah selesai. Prosesnya terus berjalan, bahkan saat libur pun tim tetap bekerja. Jadi data-data yang kemarin sudah melunasi itu, saat ini baru tahap verifikasi oleh tim dokumen yang ada di pusat. Saat ini juga baru sekitar 50 persen yang sudah diverifikasi," jelasnya. 
 
Setelah tahap verifikasi selesai, proses akan dilanjutkan dengan pengunggahan dokumen. Itu dilakukan untuk keperluan pemvisaan serta penyusunan kelompok terbang (kloter).
 
"Artinya kan ini proses-proses yang memang harus dilakukan. Setelah ini terverifikasi nanti tahap selanjutnya adalah upload dokumen itu untuk pemvisaan (proses pengurusan visa). Setelah itu kami susun pengkloteran," cetusnya. 
 
Baca Juga: Pesawat ATR 42-500 IAT Dipastikan Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokus Pencarian di Area Pegunungan Kapur Bantimurung Sulsel
 
Terkait biaya haji, Jauhar menjelaskan bahwa BPIH 2026 ditetapkan melalui Keputusan Presiden sebesar sekitar Rp 87 juta.
 
Namun, jamaah memperoleh nilai manfaat dari setoran awal yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
 
"Untuk jemaah DIY, nilai manfaatnya sekitar Rp 33 jutaan, sehingga yang harus dilunasi jamaah sekitar Rp 53 jutaan. Ini turun dibandingkan tahun lalu," tandasnya. (ayu
 
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kuota haji #Kemenag DIY #lampaui kuota #pelunasan haji #biaya haji #calon jemaah haji #jemaah cadangan