Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perjuangkan Anggaran Rp 100 Juta Per Kelurahan di Kota Jogja, Bantu Tangani Stunting dan Pemberdayaan Masyarakat

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:02 WIB
Photo
Photo

JOGJA - Komisi A DPRD DIY perjuangkan anggaran Rp 100 juta per Kelurahan di Kota Jogja kembali diadakan di tahun 2026.

Anggaran tersebut bertujuan untuk memajukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Upaya percepatan penanganan masalah stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di DIY bisa diperkuat melalui sosialisasi regulasi peraturan daerah dan penguatan gotong royong, partisipasi masyarakat juga swasta, ujarn Ketua Komisi A DPRD DJ Eko Suwanto, Senin (20/10/2025).

Politikus PDI Perjuangan dapil Kota Jogja itu mengatakan pada tahun 2025 telah memperjuangkan sekitar Rp 4,4 miliar untuk alokasi anggaran per kelurahan tersebut. Dana tersebut secara spesidik ditujukan untuk percepatan penanganan stunting.

"Kami harapkan anggaran tersebut tepat sasaran utamanya bagi balita, ibu hamil dan calon penganten yang memerlukan bantuan dan pendampingan akibat kurang berat badan dan berbagai aspek lainnya," bebernya.

Realisasi program untuk anggaran tersebut dilakukan bersama dengan PKK, TPK, Posyandu dan kader kesehatan di setiap kelurahan. Mereka aktif memberikan edukasi dan membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Upaya tersebut telah disampaikan dalam forum Sosialisasi Perda 3/2024 tentang Pemajuan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan dan Kelurahan bersama warga Muja-Muju Umbulharjo Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Forum tersebut juga dihadiri Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sabdono Putro, serta Anggota DPRD Kota Jogja.

Alokasi dana Rp 100 juta ditujukan ken45 kalurahan di kota Jogja. Telah disepakati fokus utamanya guna membantu anak-anak yang memiliki berat badan kurang serta ibu hamil yang kurang sehat.

"Jumlah balita dan ibu hamil yang menerima bantuan tahun ini sekitar 2 250 orang," ujar Eko .

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyatakan melalui Perdais 3/2024 dan alokasi dana Rp 100 juta per kelurahan merupakan langkah strategis.

Dirinya berharap perlu alokasi dana yang disalurkan bisa tepat sasaran ke penerima manfaat dan perlu didukung oleh semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.

"Kota Jogja berhasil menurunkan angka stunting, kita jelas berterimakasih dengan alokasi Rp 100 juta untuk kalurahan," ujarnya.

Salah satu penerima manfaat, sekaligus ibu rumah tangga Wahyuni juga berharap program PMT dapat berlanjut. Banyak anak yang tercukupi gizinya atas program tersebut.

"Anak saya suka telur dengan orak-arik. Telur ini membantu sebagai tambahan protein," tuturnya. (oso)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#DRPD DIY #Stunting #Pemberdayaan Masyarakat #Anggaran