Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terminal Giwangan Diprediksi Jadi Terminal Paling Sibuk Saat Lebaran, Menhub: Revitalisasi Berjalan Baik

Iwan Nurwanto • Kamis, 13 Maret 2025 | 00:30 WIB
Ilustrasi Terminal Giwangan Yogyakarta.
Ilustrasi Terminal Giwangan Yogyakarta.

JOGJA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi Terminal Giwangan menjadi salah satu terminal yang paling sibuk saat musim mudik lebaran. Oleh karena itu, pemerintah pusat pun mendorong agar ada peningkatan pengawasan. Sehingga keselamatan penumpang pengguna transportasi darat pun merasa tenang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, dalam kunjungannya ke Terminal Giwangan pihaknya melakukan beberapa kegiatan. Pertama, memastikan proyek revitalisasi terminal. Dari hasil pantauan tersebut menurutnya proyek revitalisasi berjalan dengan baik. Dia pun berharap agar fasilitas yang sudah ditingkatkan dapat dijaga dengan baik.

Kemudian, Kemenhub pun melakukan inspeksi terhadap armada bus. Hasilnya, ada satu bus yang tidak layak beroperasi karena kelengkapan administrasi yang tidak terpenuhi. Sehingga armada bus tersebut pun dilarang beroperasi sampai nantinya memenuhi syarat.

"Bus yang tidak layak harus dihentikan operasionalnya. Karena keselamatan penumpang dan pengemudi tidak bisa ditawar," ujar Dudy di sela kunjungannya, Rabu (12/3/2025).

Kepala Terminal Giwangan Sigit Saryanto menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menghadapi musim mudik lebaran. Langkah yang dilakukan salah satunya dengan memastikan keselamatan penumpang dan kelayakan operasional armada bus.

Sigit menyatakan, pihaknya rutin melakukan ramp check untuk memastikan kelayakan armada. Namun khususenjelang musim mudik lebaran ini intensitas pemeriksaan bakal ditingkatkan agar seluruh armada yang beroperasi dipastikan dalam kondisi prima.

"Saat lebaran kami meningkatkan volume ramp check karena ada bus yang sebelumnya lama tidak beroperasi tetapi tiba-tiba dioperasikan saat momen mudik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja Agus Arif Nugroho menyampaikan, selain kendaraan yang harus dalam kondisi prima. Kesiapan dan kesehatan pengemudi juga menjadi hal penting. Sehingga pihaknya pun rutin berkoordinasi dengan perusahaan otobus (PO).

Agus menegaskan, PO yang selama ini menggunakan fasilitas Terminal Giwangan harus memprioritaskan keselamatan penumpang. Apabila hal tersebut tidak diperhatikan, tentu pemkot akan memberikan pemahaman secara persuasif terlebih dahulu. Namun jika tidak diindahkan nantinya akan ada sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga: RSUD Budi Rahayu Kota Magelang Belum Punya Dokter Spesialis Tetap, Terpaksa Gandeng Dokter Spesialis dari Rumah Sakit Lain

"Tidak semua pelanggaran langsung dikenakan sanksi, tetapi kendaraan yang tidak layak tetap harus diamankan hingga diperbaiki sesuai ketentuan,” jelasnya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#mudik labaran #Terminal Giwangan #Terminal Giwangan Jogja