JOGJA - Setelah ramai adanya tumpukan sampah di lahan bekas Teras Malioboro (TM) 2 di media sosial, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mulai melakukan evakuasi. Evakuasi sampah tersebut dilakukan menggunakan truk dan akan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan.
"Insya Allah dalam dua hari ini kami kebut, mudah-mudahan armada cukup dua hari ini," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Ahmad Haryoko saat dikonfirmasi Selasa (18/2).
Baca Juga: Produksi Rata-Rata Ikan Konsumsi di Kabupaten Sleman Tiap Bulan Capai 4.600 Ton
Dia menyebut, pembuangan sampah ke TPA Piyungan atas dasar perintah Pemprov DIY. “Melalui dinas lingkungan hidup dan kehutanan (DLHK) untuk dibawa ke TPA Piyungan," ucapnya.
Dia memperkirakan, tumpukan sampah salah satunya berasal dari bekas aktivitas pedagang TM 2 sebelum bergeser. Lokasi tersebut dulunya memang sebagai penampungan sampah untuk pedagang.
"Kalau setahu saya, (tumpukannya, Red) setelah pedagang pindah itu. Jadi kemarin pedagang itu pergi kan sampah sudah ada," ujarnya.
Sampah tersebut menurutnya murni berasal dari bekas aktivitas pedagang dan daerah-daerah terdekat. Hal itu karena sampah-sampah wisatawan seperti di Alun-Alun Utara setiap hari rutin dievakuasi di TPS3R Kranon milik Kota Jogja.
Dia meperkirakan, timbunan sampah yang ada di lokasi tersebut mencapai 30-40 rit. Menurutnya lokasi tersebut sudah dalam proses pengembalian ke Pemprov DIY. "Untuk wewenang ke depan itu dari dinas kebudayaan. Jadi kami bantu evakuasi sampah itu," ucapnya. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita