JOGJA - Proses pembinaan atlet di DIY terus membuahkan hasil positif. Terbukti, saat ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY telah mencatat setidaknya ada 73 atlet dari Jogjakarta yang lolos mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk membela Timnas Indonesia di berbagai event olahraga.
Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto menjelaskan, pencapaian ini tentu merupakan buah hasil dari visi dan misi KONI DIY. Selain ingin mendudukkan kontingen DIY di papan atas nasional, juga ingin menyumbangkan banyak atlet untuk bisa mengikuti berbagai event, baik nasional maupun internasional.
"Alhamdulillah hasil PON 2024 lalu kontingen DIY sudah berhasil menunjukkan bisa berada di papan atas dengan bertengger di peringkat sembilan dari 38 provinsi. Selain itu 73 atlet juga menjadi tolak ukur keberhasilan dari KONI DIY," ujarnya, Rabu (4/12).
Dengan terkumpulnya 73 atlet dari DIY yang lolos ke Pelatnas, tentu menjadi catatan tersendiri bagi KONI DIY untuk bisa terus meningkatkan proses pembinaan. "Kami ingin tidak sekadar berhasil di PON. Harapannya juga bisa menghasilkan atlet berprestasi yang membela Timnas Indonesia di berbagai event," tegasnya.
Dengan adanya catatan prestasi itu, sebagai induk organisasi cabang olahraga KONI DIY telah berkomitmen terus menggelorakan semangat kepada para pelatih. Yakni untuk bisa menggunakan pendekatan high performance program yang ukurannya agar para atlet di DIY bisa masuk ke dalam tim Indonesia.
"Kami ingin para atlet DIY ini tidak hanya sekadar juara Porda dan juara PON saja. Tapi kami juga ingin pembinaan di DIY bisa berdampak kepada para atlet supaya mereka dapat pemanggilan Pelatnas," lontar Djoko Pekik. (ayu/laz)
Editor : Din Miftahudin