GUNUNGKIDUL - Jajaran Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul periode 2024 - 2029 resmi dilantik di Ruang Rapat Paripurna, Gunungkidul, Rabu (23/10). Endang Sri Sumiyartini dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menduduki jabatan Ketua DPRD Gunungkidul. Wulan Tustiana dari Partai Nasdem menempati posisi Wakil Ketua I, Suwignyo dari PKB Wakil Ketua II dan Heri Nugroho dari Golkar Wakil Ketua III.
Mereka juga mendapatkan sejumlah fasilitas mewah berupa rumah dinas untuk jabatan ketua dan mobil operasional untuk jabatan wakil pimpinan. Selain itu, semua anggota dewan menerima fasilitas laptop untuk menunjang kinerja selama menjabat.
Sebelumnya Pemkab Gunungkidul telah menyediakan tiga mobil baru merk Toyota Innova Zenix senilai Rp 430 juta per-unitnya. Mobil ditujukan untuk menunjang kinerja pimpinan-pimpinan DPRD Gunungkidul.
Sekretaris DPRD Gunungkidul Purwono Sulistyohadi menyampaikan, kegiatan pelantikan berjalan lancar dan tidak kendala. Semua calon pimpinan hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut. "Pelantikan berjalan lancar hari ini, setelah itu dilanjutkan dengan rapat konsultasi bersama pimpinan-pimpinan fraksi," ujar Purwono.
Kemudian, pembentukan alat kelengkapan (alkap) dewan yang terdiri dari Badan Komisi, Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah. "Pentingnya pembentukan alkap sebagai kelanjutan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2025," tuturnya.
Selain itu juga, berbagai pembahasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sempat tertunda lantaran menunggu rekomendasi dari masing-masing Partai Politik terkait nama yang diusulkan menjadi pimpinan.
Ketua DPRD Gunungkidul Endang mengatakan, Raperda yang sempat tertunda meliputi Raperda Pencabutan Desa, Penyelenggaraan Pemakaman, Perparkiran, dan Bank Daerah Gunungkidul. "Langsung kami bahas setelah pelantikan, mulai dari RAPBD 2025 sampai dengan Raperda lainnya," tuturnya.
, Endang menjelaskan, RAPBD 2025 nanti akan berfokus pada infrastruktur dan kebencanaan di Kabupaten Gunungkidul. (ndi)
Editor : Din Miftahudin