Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bediding: Fenomena Cuaca Sangat Dingin di Tengah Musim Kemarau, Begini Penjelasannya..

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 16 Juli 2024 | 01:13 WIB
Ilustrasi cuaca dingin tertutup kabut
Ilustrasi cuaca dingin tertutup kabut

RADAR JOGJA - Dilansir dari Instagram BMKG Jatim, bediding adalah kondisi dengan suhu lingkungan terasa lebih dingin dibandingkan normalnya.

Fenomena ini merupakan siklus musiman karena aktifnya angin monsum timuran yang bersifat kering-dingin, tidak adanya tutupan awan, dan rendahnya intensitas hujan.

Bediding: Fenomena Cuaca Unik di Musim Kemarau

Bediding adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merujuk pada fenomena cuaca yang cukup unik, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Ini adalah kondisi di mana suhu udara mengalami perubahan drastis antara siang dan malam, khususnya pada awal musim kemarau.

Pada siang hari, terik matahari menyengat dengan khasnya musim kemarau.

Udara terasa panas dan kering, menciptakan suasana yang cenderung gerah.

Namun, begitu malam tiba, terjadi pergeseran yang mencolok.

Suhu udara turun dengan signifikan, membuat malam hingga pagi terasa dingin bahkan cenderung menusuk.

Fenomena ini umumnya terjadi pada bulan Juli hingga Agustus, ketika posisi matahari berada pada titik terjauh dari belahan bumi selatan.

Kondisi ini, ditambah dengan pengaruh angin musim dingin dari Australia dan pergantian angin muson, menciptakan situasi yang mendukung terjadinya bediding.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi: Kedatangan Orang Asing Meningkat 7.2% Periode Januari sampai dengan Juni 2024

Meskipun tidak berbahaya, bediding bisa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagi sebagian orang, perubahan suhu yang ekstrem dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik seperti flu atau gangguan tidur.

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan diri dengan kondisi ini melalui pakaian yang sesuai, pengaturan suhu ruangan, dan menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Perlu diingat bahwa bediding adalah fenomena alam yang normal dan terjadi secara siklik.

Memahami karakteristiknya dapat membantu kita beradaptasi dengan perubahan cuaca tersebut. (iwa) 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Cuaca Dingin #musim kemarau #Bediding