RADAR JOGJA - Pemkot Jogja akan melakukan penataan kabel serat fiber optik milik provider penyedia internet yang melintang tidak rapi di beberapa titik di Kota Jogja, khususnya area Balai Kota. Skema penataan kabel menggunakan metode ducting atau penanaman kabel di dalam tanah.
Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto mengatakan, lokasi yang menjadi fokus penataan di antaranya Jalan Veteran, Jalan Gambiran, Jalan Cik Di Tiro, Jalan Kenari, dan Jalan Ipda Tut Harsono. Penataan itu berkiblat pada kawasan Jalan Sudirman hingga Tugu Pal Putih yang saat ini telah tertata rapi.
"Prosesnya bertahap untuk penataan fiber optik ini. Mewujudkan estetika tanpa menghilangkan nilai fungsi pelayanan internetnya,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Balai Kota Jogja, Jumat (31/5).
Selain untuk mewujudkan visual Kota Jogja yang lebih tertata dan estetik, ia menilai adanya kabel yang semrawut juga rentan terhadap keselamatan pengguna jalan. Maka dari itu, penataan tersebut sebagai antisipasi terkait potensi terdampak bencana alam dan aktivitas rutin warga.
“Misal ada hujan lalu tertimpa baliho atau pohon. Maka konektivitas internet bisa mati. Lalu jika ada kendaraan tinggi bisa nyangkut dan lainnya,” jelasnya.
Pemkot Jogja juga telah membentuk tim khusus untuk penataan di Kota Jogja bernama Sadewa. Tim itu merupakan gabung dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menjalin koordinasi agar tercipta sinergi dan transparansi dalam setiap pekerjaan. "Ini peran Tim Sadewa dalam penyelenggaraan penataan Kota Jogja,” tandasnya.
Teknisnya kabel akan diturunkan agar tidak mengurangi fungsi dari kabel tersebut. Masyarakat tetap akan bisa mengakses fasilitas jaringan internet. “Kabel melintang ini kan jadi tidak indah. Ibarat ada hutan kabel di atas seluruh jalan di Kota Jogja," kelakarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kota Jogja Ignatius Tri Harsono mengatakan sementara ini total kawasan yang ditata sepanjang 7,7 km. Pendanaan dari penataan itu berasal dari APBD Kota Jogja. "Dananga 90 persen dari APBD. Menariknya para pengusaha hotel juga bersinergi dalam penataan ini," ujarnya.
Proses penataan kabel fiber optik melibatkan provider. Penurunan dilakukan secara mandiri di setiap ruas jalan yang terlalui. Tri Harsono menjamin penataan ini tidak mengganggu pelayanan internet. (oso/laz)
Editor : Satria Pradika