RADAR JOGJA - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY bersama Pemkot Jogja menemukan produk kedaluwarsa dan kemasan rusak di Ramai Mall, Jogja. Hal ini untuk mengawasi produk, khususnya parsel yang banyak beredar menjelang Lebaran di Jogja, agar aman dan berkualitas.
"Dari hasil pengawasan, kami menemukan beberapa produk yang expired yaitu produk susu pesteurisasi," ujar Kepala BBPOM DIY Bagus Heri Purnomo saat ditemui seusai pemantauan di Toko Progo, kemarin (2/4).
Selain terdapat produk yang kedaluwarsa, pihaknya juga menemukan beberapa produk hampir masuk tanggal kedaluwarsa. Poduk yang hampir masuk tanggal kadaluwarsa itu masih layak di konsumsi. "Namun kami minta pihak toko segera memantau dan menurunkan apabila produk telah mendekati expired date," tuturnya.
Selain pantauan expired date, pihaknya juga memeriksa parsel yang dijual di toko itu. Parsel di sana dinilai bagus karena dalam luar kemasan terdapat keterangan expired date dan daftar produk di dalamnya.
"Namun tadi ada salah penulisan di labelnya. Dilabel tertulis expired date (ED) tahun 2023. Namun setelah kita cek di produknya ED masih tahun 2024. Kami sarankan segera mengganti keteranganya," tambahnya.
Dalam kegiatan ini pihaknya juga menemukan kemasan produk yang sudah rusak. Ada lima item kemasan yang dinyatakan rusak. "Yang produk ED kita temukan dua item," ujarnya.
Selanjutnya, pihaknya mengimbau selalu ingat selalu cek klik. Baik produk yang dikemas parcel maupun dalam memilih produk lain dalam kemasan.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jogja Kadri Renggono mengatakan, hasil dari pantauan itu akan dicatat dan didokumentasikan. Selanjutnya, Dinas Perdagangan akan melakukan pembinaan, termasuk pengawasan. "Itu kami lakukan agar produk yang beredar di Kota Jogja seluruhnya berkualitas dan aman," ujarnya. (oso/laz)