Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ijab Kabul Berbahasa Jawa, Putra Bungsu Paku Alam X Resmi Menikah, Ada 3 Pesan Utama Termasuk Tresno Trinesnanan

Winda Atika Ira Puspita • Rabu, 10 Januari 2024 | 16:51 WIB
SAKRAL: BPH Kusumo Kuntonugroho saat ijab kabul di Kagungan Dalem (KD) Masjid Agung Kadipaten Pakualaman Rabu pagi (10/1).
SAKRAL: BPH Kusumo Kuntonugroho saat ijab kabul di Kagungan Dalem (KD) Masjid Agung Kadipaten Pakualaman Rabu pagi (10/1).

JOGJA - Proses sakral Dhaup Ageng Puro Pakualaman berupa upacara akad nikah BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti telah selesai dihelat di Kagungan Dalem (KD) Masjid Agung Kadipaten Pakualaman Rabu pagi (10/1).

BPH Kusumo Kuntonugroho kini resmi menjadi suami sah Laily dengan mahar Alquran dan seperangkat alat salat.


Upacara akad nikah dimulai sekitar pukul 08.20. Pengantin putra BPH Kusumo Kuntonugroho berjalan kaki dari KD Gedhong Ijem.

Berjalan didampingi sesepuh dan sedherek dalem menuju KD Masjid Agung Pakualaman yang berjarak sekitar 100 meter.

Sementara penganten perempuan berada di pengulon yang berada di Kompleks KD Masjid Agung Pakualaman.

Di pengulon, calon penganten putri menunggu dan menyaksikan proses akad melalui layar karena belum diperbolehkan berjumpa secara adat.

Akad nikah yang berlangsung di KD Masjid Agung adalah pelaksanaan akad secara syariat islam.

Pengantin laki-laki dan pengantin perempuan mengenakan busana batik motif Indra Widagda, indra yang pandai.

Motif ini merupakan motif pertama yang dibuat berdasarkan iluminasi Bathara Indra dalam naskah Sestradisuhul dan Sestra Ageng Adidarma.

Adapun akad nikah dimulai pukul 08.30, dengan saksi dari KPH Jurumartani dan Sudibyo.

Yang bertugas sebagai wali nikah adalah Tri Prabowo sebagai ayahanda dari penganten perempuan.

Selain itu, disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia Mahfud MD.

Pernikahan dilakukan dari pihak penghulu KUA Pakualaman. Akad berlangsung dengan khidmat dengan dimulai dari Tri Prabowo ayah dari Laily Annisa Kusumastuti yang menikahkan dengan menggunakan bahasa Jawa.

Kemudian BPH Kusumo Kuntonugroho menjawab pun dengan menggunakan bahasa Jawa.

"Maniro tampi nikahe Laily Annisa Kusumastuti binti Tri Prabowo kang kaaturake dhumateng maniro inggih Bendara Pangeran Haryo Kusumo Kuntonugroho bin Sampeyan Dalem Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam ingkang Jumeneng Kaping Sedoso kanthi mas kawin kasebat binayar kenceng," jawabnya.

Setelah ritual akad nikah selesai, dilanjutkan berdoa dan penandatanganan secara administratif akta nikah untuk temanten perempuan dan laki-laki.

Kemudiannsetelah selesai, BPH Kusumo Kuntonugroho atau temanten kakung kembali berjalan keluar dari Masjid Kagungan Dalem menuju ke istana Puro Pakualaman dengan pengawalan prajurit Pakualaman serta kerabat Puro Pakualaman.

Urusan Pranatan Lampah Mas Ngabehi Citropanambang menjelaskan seluruh rangkaian acara tanpa menggunakan pranata acara atau MC. Seluruh acara berjalan dengan banyu mili atau mengalir dengan kode. 

Setelah akad nikah selesak selanjutnya akan berlangsung upacara panggih temanten pada pukul 10.30 di Bangsal Sewatama, Puro Pakualaman.

Namun, sebelum acara Panggih atau akad nikah secara adat ini kedua penganten belum dipertemukan meski secara syariat islam telah sah. Temanten putri ditempatkan di KD Parangkarsa.

"Akad nikah yang di masjid akad nikah syariat secara agama islam, tapi secata adat belum sah karena harus melalui prosesi Panggih," katanya. 

Ada tiga pesan yang disampaikan oleh pengisi khutbah dalam prosesi akad nikah kepada kedua mempelai yaitu saling mencintai, berlaku adil, dan saling memafakan.

"Ada tiga pesan yaitu saling mencintai tresno trinesnanan harus saling menumbuhkan rasa kasih sayang. Pesan kedua sebagai seorang suami harus berlaku adil, memperlakukan istri secara baik adil bijak," jelasnya.

Baca Juga: Wilayah Kekuasaannya Hingga Adikarto, Ini Luas Puro Pakualaman yang Menjadi Istana Adipati Paku Alam

Prosesi ijab Dhaup Ageng, mempelai wanita Laily Annisa Kusumastuti tampil anggun dengan kebaya berwarna putih dan kain batik bermotif Indra Widagda.

Sedangkan mempelai pria yang merupakan putera bungsu KGPAA Paku Alam X tampil mengenakan busana Surjan berwarna krem berpadu hijau tosca dengan motif bunga-bunga. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#Pakualaman #Dhaup Ageng