Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nilainya Sampai Rp 35 Juta, Total Barang yang Ditemukan di Kereta Api dan Stasiun Selama Libur Natal, Daop 6 Imbau Jaga Bawaan

Amin Surachmad • Jumat, 29 Desember 2023 | 07:05 WIB
PENUH: Penumpang menanti di peron Stasiun Tugu Jogja. (Dok Daop 6)
PENUH: Penumpang menanti di peron Stasiun Tugu Jogja. (Dok Daop 6)

RADAR JOGJA - Ternyata ada sejumlah barang yang tertinggal di kereta api dan stasiun selama masa angkutan Natal dan tahun baru (nataru) 2023/2024. Dari 21 hingga 27 Desember.

Daop 6 Jogja mengamankan sebanyak sepuluh barang pelanggan yang tertinggal. Adapun taksiran nilai barang-barang tersebut senilai Rp 35 juta.

Barang-barang tersebut berupa handphone, dompet, tas ransel, hingga laptop. Barang milik pelanggan yang tertinggal diamankan petugas. Barang-barang itu telah di masukan pada data base sistem Lost and Found.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro menyatakan, Daop 6 mengimbau para pelanggan yang melakukan perjalanan pada masa libur nataru 2023/24 untuk menjaga barang bawaan dengan baik.

Selain itu, tidak terburu-buru dan tidak membawa barang bawaan terlalu banyak.

Hal ini mengingat pada masa libur nataru pelanggan kereta api sangat banyak. Data menyebutkan, sejak 21 hingga 27 Desember, Daop 6 melayani sebanyak 400.769 pelanggan. Itu mencakup mereka yang berangkat maupun datang dari atau di seluruh stasiun Daop 6.

Rinciannya, jumlah yang berangkat sebanyak 197.716 pelanggan. Jumlah yang datang ada 203.503 pelanggan.

Mengingat banyaknya pelanggan kereta api yang melakukan perjalanan pada masa libur nataru kali ini, jelas Krisbiyantoro, tentu membutuhkan fokus yang tinggi.

"Sebelum meninggalkan stasiun atau kereta api, Daop 6 meminta agar para pelanggan dapat memeriksa kembali barang bawaan dengan cermat dan teliti," paparnya. 

Para pelanggan yang merasa kehilangan atau barangnya tertinggal di dalam kereta api dan di lingkungan stasiun dapat melapor.

Laporan bisa disampaikan kepada petugas. Di antaranya, kondektur yang sedang berdinas di atas kereta api atau petugas pengamanan yang ada di stasiun.

"Atau dapat melalui Contact Center KAI 121," tegasnya. 

Menurutnya, petugas pengamanan stasiun selalu melakukan pemeriksaan secara berkala di area-area ruang tunggu dan di atas kereta api.

Terlebih, saat kereta api tiba di stasiun tujuan akhir. Petugas akan melakukan pengecekan di setiap rangkaian gerbong untuk memastikan tidak ada barang bawaan penumpang yang tertinggal.

Apabila ada laporan dari pelanggan mengenai barang bawaan tertinggal, petugas KAI akan melakukan koordinasi dan pencarian.

Jika dapat ditemukan saat itu juga maka barang langsung diserahkan kembali kepada pelapor.

Jika barang belum bisa ditemukan, akan dilakukan konfirmasi melalui telepon kepada pelapor terkait perkembangan penanganan barang tertinggal yang dilaporkan.

"Jika ditemukan maka untuk proses penyerahan pelanggan wajib menunjukkan kartu identitas untuk verifikasi kepemilikan barang," ungkapnya.

Apabila enemuan barang di dalam kereta api ataupun di lingkungan stasiun, Krisbiyantoro menyatakan, KAI akan langsung memberikan pengumuman melalui pengeras suara.

"Jika tidak ada pihak yang mengambil maka barang akan disimpan di pos pengamanan stasiun dan akan dimasukan pada pendataan sistem Lost and Found yang dimiliki oleh KAI," jelasnya.

 

 

Editor : Amin Surachmad
#daop 6 #Angkutan Natal dan Tahun Baru #Barang Tertinggal di Kereta Api