RADAR JOGJA - Ribuan pendekar pencak silat bakal ramaikan Jogjakarta pada akhir pekan ini. Kedatangan para jawara ini dalam rangka meramaikan Pencak Malioboro Festival 2023.
Tak hanya dari Jogjakarta. Tapi, para pendekar seantero Nusantara, bahkan internasional.
Pencak Malioboro Festival 2023 berlangsung pada 11 dan 12 November 2023. Bertempat di dua lokasi sekaligus, tepatnya Taman Pintar dan Titik Nol Kilometer Jogjakarta. Ajang ini menjadi momentum silaturahmi para pendekar jawara pencak silat.
“Ini perdana setelah Covid-19 berlalu, kemarin sempat vakum sekitar tiga tahun. Pencak Malioboro sudah memasuki gelaran ketujuh. Tema yang diusung pada Pencak Malioboro Festival 7 ini yakni Beragam Tidak Harus Seragam, Tetap Bersatu Dalam Perbedaan,” jelas Panitia Pencak Malioboro Festival 2023 Antok Sugiarto, Kamis (9/11).
Pemilihan tema, lanjutnya, bertujuan merangkul semua elemen pencak silat tradisional. Selain itu mengangat keberagaman aliran hingga perguruan pencak silat di Indonesia. Tentunya dengan keberagaman yang sangat mewarnai Nusantara.
Pencak silat, lanjutnya, bukan saja bergerak bela diri tapi juga kekayaan tradisi budaya. Terbukti dengan pelestarian yang berlangsung sejak nenek moyang. Bertahan hingga era saat ini dengan kehadiran generasi-generasi baru.
"Kami memiliki satu tujuan yaitu melestarikan kearifan budaya nenek moyang nusantara. Indonesia bisa dibilang tuan rumah dari pencak silat karena beragam kekayaan alirannya yang tumbuh subur hingga saat ini,” katanya.
Gelaran ini juga bertujuan mengedukasi khalayak luas. Terutama tentang sejarah dan perkembangan pencak silat saat ini.
Produk kearifan lokal yang akhirnya bisa mendunia dengan petualangan para pendekar jawara ke berbagai pelosok.
“Ada lomba koreografi pencak silat yang diadakan langsung dua kategori. Kategori umum yang memperebutkan Piala Sri Sultan Hamengku Buwono X dan kategori anak akan memperebutkan piala Sri Paduka KGPAA Paku Alam X. Masih ada bazar, workshop pencak silat, lomba videografi pencak silat,” ujarnya.
Uniknya untuk tahun ini pawai ditiadakan. Dengan pertimbangan berdekatan dengan tahun Pemilu 2024. Tujuannya untuk mengantisipasi dan menghindari gesekan kepentingan kelompok. Khususnya yang terkait dengan isu politik.
"Nanti ada Kaulan Pencak yang menampilkan panggung 360 derajat di Titik Nol Kilometer . Nantinya berbagai perguruan silat akan unjuk gigi pada panggung tersebut,” katanya. (dwi)