Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tradisi Plt dan  Rangkap Jabatan di Pemprov Terus Berlanjut

Kusno S Utomo • Kamis, 2 November 2023 | 13:25 WIB
Daftar delapan Plt Kepala OPD di Lingkungan Pemprov DIJ
Daftar delapan Plt Kepala OPD di Lingkungan Pemprov DIJ

RADAR JOGJA - Pelantikan dan pengambilan sumpah tujuh pejabat eselon II/a tak kunjung mampu menghapus tradisi rangkap jabatan di lingkungan Pemprov DIJ. Sejumlah jabatan kepala badan, dinas dan biro tetap saja lowong. Jumlahnya ada delapan jabatan. Beberapa posisi yang kosong itu akhirnya diisi pelaksana tugas alias Plt.

Di antara delapan pejabat yang merangkap sebagai Plt itu termasuk mereka yang kemarin baru saja diangkat menempati jabatan baru. Contohnya seperti Asisten Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Sugeng Purwanto. Pejabat yang tinggal di Dusun Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman ini merangkap jabatan sebagai Plt kepala Biro Umum Humas dan Protokol (UHP).

Kemudian Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Sukamto. Dia masih menjadi Plt kepala  biro bina pemberdayaan masyarakat. Hal sama dialami Noviar Rahmad. Meski sudah mejabat kepala pelaksana BPBD, Noviar masih merangkap sebagai Plt  kepala Satpol PP.

Sukamto mengaku siap menjalankan tugas sebagai Plt kepala biro. Dia mengaku tak ada masalah. “Amanat saya jalankan sebaik-baiknya,” ujar Sukamto Rabu (1/11).

Posisi kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan yang ditinggalkan Sugeng sekarang dijalankan oleh Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan R. Hery Sulistio Hermawan. Sedangkan Plt kepala biro hukum dijalankan Kepala Biro Organisasi Ana Windyawati.

Tiga Plt lainnya adalah kepala badan diklat yang dirangkap Kepala BKD Amin Purwani, Plt asisten pemerintahan dan adminisrasi umum dijalankan Kepala Badan Kesbangpol Dewo Isnu Broto serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana merangkap sebagai Plt kepala Bappeda.

“Pemprov kayak kurang orang saja. Berbeda fungsi kok dirangkap-rangkap. Kalau mau mengkader ya eselon tiga dilatih sebagai pelaksana harian (Plh),” ulas beberapa ASN di kompleks Kepatihan.

 “Asisten merangkap biro. Ya tidak salah, tapi kelihatan manajemen amburadul. BKD merangkap badan diklat. Badan Kesbangpol merangkap asisten. Asisten merangkap Bappeda. Lebih unik, sarjana perikanan menjadi Plt bidang pertanian,” sindirnya.

Di sisi lain, seorang sumber yang akrab dengan kalangan Baperjakat mengatakan, mulai 2024 jabatan wakil kepala dinas bakal dihapuskan. Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan R. Hery Sulistio Hermawan kemungkinan akan mengikuti jejak koleganya Wakil Kepala Dinas PUPESDM Kusno Wibowo.

Ada kans Hery dikembalikan ke instansi asalnya dinas perikanan dan kelautan. “Kebetulan tahun depan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bayu Mukti Sasongko pensiun,” katanya.

Lantas siapa yang akan menjadi kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan? Sumber itu menyebutkan nama Syam Arjayanti yang sekarang menjadi kepala dinas perindustrian dan perdagangan.

 Sebelumnya Syam pernah menjadi wakil kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan. Pengalaman ini merujuk Sugeng Purwanto yang pernah menjadi wakil kepala dinas di instansi tersebut.

Kemudian keluar sebentar sebagai kepala biro tata pemerintahan dan  kembali sebagai kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan. “Pak Sugeng dan Bu Syam sama-sama punya basis dari pertanian,” lanjut sumber itu. (wia/kus)

Editor : Heru Pratomo
#plt #eselon #merangkap jabatan #gubernur #pemprov #staf ahli