JOGJA - Sebanyak 1.700 peserta tumpah ruah dan bersinergi bersama dalam gelaran Malioboro Menari yang dilangsungkan di kawasan jalan Malioboro, Sabtu(2/9).
Secara serentak mereka menari line dance yang di kombinasikan dengan gerakan tradisional serta menggunakan pakaian adat khas Indonesia.
Kepala Dinkop UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengucapkan rasa syukur atas antusiasme pendaftar yang terus bertambah sampai hari pelaksanaan.
"Target awal seribu peserta, namun hari ini yang ikut 1.700 peserta, belum ditambah masyarakat sekitar juga," jelasnya pada sesi sambutan.
Siwi mengungkapkan, gelaran ini diproyeksikan jadi entitas penting untuk menjadikan Jogjakarta sebagai warisan budaya dunia. Selain itu, gelaran ini juga berdampak pada sektoral rill seperti ekonomi dan wisata.
NaliobitiBaca Juga: Pitulasan di Teras Malioboro 2 Semarak, Ribuan Pedagang Ikut Lomba Hias Lorong
Untuk mengakomodasi masyarakat dan peserta, Siwi mengaku menyiapkan beberapa skema untuk memanfaatkan momentum yang ada agar terjadi transaksi pada sektor ekonomi.
"Kami siapkan voucher belanja juga yang bisa digunakan di Teras Malioboro, jadi ada multi efek yang terjadi," lanjut Siwi. (iza)
Editor : Amin Surachmad