Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadi Wadah Sinergi dan Kolaborasi Start Up

Fahmi Fahriza • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 23:15 WIB
KOMPAK: Para perwakilan start up di wilayah Jogjakarata saat mengikuti gelaran Incubatour kemarin (25/8). Lewat gelaran ini diharapkan para start up dapat bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain. 
KOMPAK: Para perwakilan start up di wilayah Jogjakarata saat mengikuti gelaran Incubatour kemarin (25/8). Lewat gelaran ini diharapkan para start up dapat bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain. 

RADAR JOGJA - Sebanyak 20 perusahaan rintisan atau start up mengikuti Incubator Tour (Incubatour) yang dilangsungkan di Indigohub, Jogjakarta. Lewat gelaran ini, diharapkan terjadi sinergi dan kolaborasi antar-start up yang ada.

Ketua Umum Komunitas Start Up Jogja Ade Rahadian mengungkapkan, kolaborasi antar-start up jadi salah satu elemen paling penting untuk menumbuhkan ekosistem yang kuat di wilayah DIJ secara umum.

"Ekosistemnya harus dibangun dengan kuat, salah satunya ya lewat kolaborasi ini," jelasnya pada Radar Jogja kemarin (25/8).

Diakui Ade, potensi start up di wilayah DIJ sendiri sangat besar dan juga terus bertambah secara jumlah. "Menurut data kami anggota yang tergabung di komunitas ada 120 lebih start up, ini tadi juga ada beberapa start up yang baru join," sambungnya.

Sementara itu, member yang terdaftar sejauh ini di komunitas Start Up Jogja ada lebih dari 380 anggota. Dengan kegiatan rutin yang dilakukan mulai dari Incubatour hingga office tour antar-start up.

"Incubator itu ibaratnya air laut, dan para start up adalah ikan dan ekosistem yang hidup dan tumbuh di dalamnya," papar Ade.

Ade melihat, start up di DIJ memiliki keunikan dan fokus bisnis yang sangat beragam. Hal tersebut diakuinya jadi aspek yang perlu dioptimalkan dengan sistem kolektif dan kolaboratif.

"Lini fokusnya banyak mulai dari health, edu-tech, farm, hingga start up Alquran juga ada," lontarnya.

Terpisah, tim Divisi Event dan Program Komunitas Start Up Jogja Muhammad Rizky Pratama mengungkapkan, Incubatour jadi salah satu agenda yang penting dan signifikan untuk dijalankan.

Dari Incubatour tersebut, akan ada ragam kolaborasi yang dijalankan. Yang mana, Incubatour sebagai wadah bagi para start up mulai dari pendampingan program hingga pendanaan dan riset.

"Kolaborasinya beragam, bisa bikin program, event atau juga campaign," ujarnya.

Rizky menambahkan, bahwa salah satu aspek yang perlu ditingkatkan oleh start up di Jogja secara umum adalah eksplorasi dan juga pemanfaatan peluang secara maksimal dari para Incubatour. "Di wilayah DIJ sendiri ada 11 Incubatour yang bertaraf nasional, bahkan ada juga yang internasional," tandasnya. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#DIJ #Incubator Tour