Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

52 Bidang Tanah Berstatus Karakteristik Khusus

E
Penulis: Editor Content❯
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Puluhan tanah dengan karakteristik khusus diketahui terkena pembangunan tol Jogja-Bawen seksi 1 (Sleman-Banyurejo). Meliputi tanah kas desa (TKD), tanah wakaf, dan Sultan Ground (SG).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Jogja-Bawen Mustanir mengatakan, sejauh ini ada 52 bidang tanah berkarakteristik khusus yang terkena pembangunan tol. Data final belum ada, karena masih ada penambahan lahan yang melewati cagar budaya Selokan Mataram.

"Posisinya kita lihat secara keseluruhan setelah semua hasil inventarisasi diumumkan," ujarnya kemarin (10/4). Sejauh ini ada 40 bidang TKD yang terkena jalan tol. Kemudian ada delapan bidang tanah wakaf dan empat bidang SG.

Penggunaan tanah milik Keraton Jogja saat ini masih terus berproses. Sementara sekolah yang terkena jalan tol juga menunggu kejelasan status tanahnya.

"Masih menunggu kejelasan terkait status tanahnya dulu. Keluar palilah-nya kapan, baru kita bergerak ke arah koordinasi teknis terkait relokasi dan sebagainya," jelas Mustanir.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) AJ Dwi Winarsa mengatakan, untuk tanah kas desa dan SG telah terbit surat tanggapan permohonan pelepasan tanah desa dari Keraton Jogja tertanggal 17 Desember 2022.

"Berdasarkan surat itu dapat digunakan untuk pembangunan jalan tol Jogja-Bawen tanpa harus dengan pelepasan. Penggunaan tanah itu dapat digunakan dengan memberikan hak pakai melalui perjanjian para pihak," jelasnya.

Sementara itu proses pembebasan lahan terus dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Yakni PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Ditjen Bina Marga-Kementerian PUPR, Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kanwil DIJ, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN). (lan/laz)

Advertisement
Advertisement
Editor : Editor Content
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinilai Lamban, Progres Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen di Magelang Disorot DPRD Kabupaten Magelang

Dinilai Lamban, Progres Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen di Magelang Disorot DPRD Kabupaten Magelang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang menyoroti lambannya progres pengadaan lahan dan pencairan uang ganti kerugian (UGR) proyek Tol Jogja-Bawen. Prosesnya dinilai berlarut-larut.

Gegara Dilewati Alat Berat Proyek Tol Jogja-Bawen 11 Ruas Jalan di Kabupaten Magelang Rusak

Gegara Dilewati Alat Berat Proyek Tol Jogja-Bawen 11 Ruas Jalan di Kabupaten Magelang Rusak

Pemkab Minta Perbaikan Tanpa Tunggu JadwalGegara Dilewati Alat Berat Proyek Tol Jogja-Bawen 11 Ruas Jalan di Kabupaten Magelang Rusak

Masih Digodok, Jalan Tol Jogja-Bawen di Magelang Pakai Terowongan atau Jalan Konvensional

Masih Digodok, Jalan Tol Jogja-Bawen di Magelang Pakai Terowongan atau Jalan Konvensional

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, AJ Dwi WinarsaMasih Finalisasi Desain, Jalan Tol Jogja-Bawen di Magelang Pakai Terowongan atau Jalan Konvensional

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer