
JOGJA - Astra Motor Yogyakarta mengimbau pengendara sepeda motor meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di musim hujan. Pengendara diminta memperhatikan kondisi kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Yoseph Nurcahya Nugraha mengatakan, kondisi jalan yang basah, jarak pandang yang terbatas, serta potensi genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan. “Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memahami dan menerapkan teknik berkendara yang aman saat hujan,” katanya dalam keterangan rilis.
Astra Motor Yogyakarta bersama Tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta membagikan lima tips berkendara aman saat hujan melalui kampanye Tips Ala Honda Istimewa.
Baca Juga: Sentuhan Kesenian Membuat Wisata Religi Pondok Wonolelo Wedomartani Makin Hidup dan Kian Eksis
Pertama, periksa kondisi sepeda motor sebelum berkendara. Pastikan ban memiliki alur yang baik dan tekanan angin sesuai rekomendasi, rem berfungsi optimal, serta lampu utama dan lampu sein menyala dengan baik. Kondisi kendaraan yang prima membantu pengendara mengantisipasi risiko di jalan yang licin.
Kedua, gunakan perlengkapan berkendara yang tepat. Selalu kenakan helm berstandar SNI dengan visor yang bersih, jas hujan model setelan yang tidak mudah tersangkut roda atau rantai, serta sepatu yang melindungi kaki. Hindari penggunaan jas hujan model ponco karena bagian yang menjuntai berisiko tersangkut komponen sepeda motor.
Ketiga, kurangi kecepatan dan jaga jarak aman. Permukaan jalan yang basah dapat mengurangi daya cengkeram ban sehingga jarak pengereman menjadi lebih panjang. Berkendara dengan kecepatan yang sesuai kondisi jalan, hindari pengereman mendadak, dan jaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan.
Keempat, hindari manuver secara tiba-tiba. Saat hujan, hindari akselerasi, pengereman, maupun perubahan arah secara mendadak. Waspadai marka jalan yang licin, permukaan logam, jalan berlumpur, serta genangan air yang dapat menyamarkan lubang atau kerusakan jalan.
Kelima, jangan memaksakan perjalanan. Apabila hujan semakin deras, jarak pandang menurun drastis, atau kondisi jalan dirasa tidak aman, sebaiknya menepi dan berhenti di tempat yang aman, jauh dari badan jalan, untuk menunggu kondisi membaik. Jangan berhenti di bawah jembatan atau lokasi yang mengganggu arus lalu lintas.
Melalui tips ini, pengendara diharapkan dapat lebih siap menghadapi berbagai risiko saat berkendara di musim hujan. Keselamatan tidak hanya bergantung pada keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi juga pada kemampuan mengenali bahaya dan mengambil keputusan yang tepat.
“Pengguna sepeda motor harus selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, dan menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi cuaca. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada memaksakan perjalanan yang membahayakan,” tambahnya. (*/wia)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




