Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

 RTH ABA Bakal Dilengkapi Jogging Track dan Zona Hijau, Pembangunan Ditarget Rampung Akhir Tahun

C
Penulis: Cintia Yuliani❯
PROSES PEMBANGUNAN: Tampak lahan yang akan dijadikan RTH eks TKP ABA ditutup karena sedang dalam pembangunan Jumat (22/10/2026). Pemprov DIY targetkan selesai 22 Desember. Cintia Yuliani/Radar Jogja
PROSES PEMBANGUNAN: Tampak lahan yang akan dijadikan RTH eks TKP ABA ditutup karena sedang dalam pembangunan Jumat (22/10/2026). Pemprov DIY targetkan selesai 22 Desember. Cintia Yuliani/Radar Jogja

Advertisement

JOGJA - Pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Abu Bakar Ali (ABA) di Danurejan, Kota Jogja, telah mencapai lebih dari 40 persen. Pemprov DIY bakal mempercepat pengerjaan dengan mempriotaskan pembangunan fisik terutama hardscape. Ditargetkan  proyek ini selesai akhir tahun mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo mengatakan, pembangunan RTH Abu Bakar Ali telah berjalan kurang lebih delapan minggu. Dengan sisa waktu sekitar dua bulan. Pekerjaan akan dipercepat agar sesuai dengan target yang ditetapkan. 

"Nah ini mumpung juga belum musim hujan," katanya saat meninjau RTH Abu Bakar Ali, Jumat (23/10/2026).

Advertisement

Kusno menjelaskan, setelah memasuki musim hujan, pengerjaan akan lebih banyak berfokus pada perawatan tanaman dan pekerjaan lainnya. Termasuk untuk tanaman yang berbunga. ”Nah ini juga sudah dimulai untuk pembangunan dari toiletnya dan sebagainya," ujarnya.

Di area RTH Abu Bakar Ali, bangunan yang akan tersedia hanya berupa toilet dan jogging track atau tidak ada bangunan lain. Jika terdapat bangunan kecil, fungsinya hanya untuk keperluan genset dan fasilitas pendukung lainnya yang berada di bagian belakang atau sisi timur. "Kemudian konsep ini kan untuk kita bagi tiga zona ya," bebernya.

Advertisement

Zona depan atau sisi barat akan ditanami tanaman berbunga. Zona tengah akan ditanami tanaman hijau, sedangkan zona timur akan ditanami pohon atau dikembangkan menyerupai hutan kota. Pun, pada konsep awal, gerbang masuk dirancang agak menyerong menghadap Malioboro atau Jalan Malioboro. Namun, setelah mendapat masukan, arah gerbang masuk diubah agar lurus menghadap ke barat.

Menurutnya, pembangunan RTH Abu Bakar Ali bertujuan untuk pemulihan kondisi lingkungan perkotaan. Terlebih, keberadaan ruang terbuka hijau di Kota Jogja masih sangat terbatas. Pada pagi hari, misalnya, lalu lintas dipadati kendaraan. Aktivitas di sepanjang sumbu filosofi Jogja juga cukup tinggi, terutama saat akhir pekan.

Dengan adanya RTH, keberadaan berbagai jenis tumbuhan diharapkan dapat menarik satwa untuk datang dan berkembang di kawasan tersebut.

Sementara itu, Sekprov DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, diharapkan proyek tersebut dapat selesai sesuai dengan target yang telah disepakati bersama pihak ketiga. Sejumlah pekerjaan masih perlu diselesaikan, termasuk kemungkinan adanya bangunan yang belum rampung. Selain itu, bagian depan kawasan perlu mendapat penataan agar dapat mendukung aktivitas publik, termasuk pada malam hari.

"Harapan besar kami bisa kita jaga bersama jadi tidak menjadi kumuh tidak menajdi tempat yang kemudian kalau dinikmati tidak nyaman," jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ketua DPRD Gunungkidul Minta Endah-Joko Jaga Kekompakan, Harap Polemik Tak Ganggu Pemerintahan

Ketua DPRD Gunungkidul Minta Endah-Joko Jaga Kekompakan, Harap Polemik Tak Ganggu Pemerintahan

Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini meminta Bupati Endah Subekti Kuntariningsih dan Wakil Bupati Joko Parwoto menjaga kekompakan di tengah isu ketidakharmonisan keduanya. Dia berharap polemik tersebut tidak ..

Dulunya Persinggahan Sultan HB I, PesanggrahanAmbarketawang Titik Awal Pemerintahan Kasultanan Jogja

Dulunya Persinggahan Sultan HB I, PesanggrahanAmbarketawang Titik Awal Pemerintahan Kasultanan Jogja

Pesanggrahan Ambarketawang menjadi titik awal pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sebelum Keraton Jogja selesai dibangun. Di tempat tersebut, Sultan Hamengku Buwono (HB) I tinggal sekaligus menjalankan ..

Kawal Pemerintahan Tingkat Desa, Anggota BPD di Puworejo Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kawal Pemerintahan Tingkat Desa, Anggota BPD di Puworejo Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyerahkan santunan berupa jaminan kematian kepada tiga ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. (Dokumentasi Prokopim Purworejo)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer