Gelombang Tinggi Mengancam Pesisir Selatan DIY, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

YOGYAKARTA – Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi pada 23–26 Oktober 2026. Ketinggian gelombang di perairan selatan DIY diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Potensi tersebut mencakup perairan selatan Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal, serta wisatawan yang berencana beraktivitas di kawasan pantai.
Gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melakukan kegiatan di laut. Nelayan, khususnya yang menggunakan perahu berukuran kecil, perlu mempertimbangkan kondisi perairan sebelum melaut. Informasi mengenai tinggi gelombang dan kecepatan angin juga penting diperhatikan untuk mengurangi risiko selama perjalanan.
Kewaspadaan serupa diperlukan bagi wisatawan yang mengunjungi pantai selatan DIY. Kawasan pesisir tetap berpotensi menghadirkan bahaya ketika ombak membesar, terutama bagi pengunjung yang bermain air atau berada terlalu dekat dengan bibir pantai.
Wisatawan diimbau mengikuti arahan petugas di lokasi wisata dan memperhatikan tanda peringatan yang dipasang di kawasan pantai. Aktivitas berenang maupun bermain air sebaiknya dihindari apabila kondisi ombak dinilai membahayakan.
Masyarakat juga perlu memantau perkembangan informasi cuaca maritim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan sebelum melakukan aktivitas di perairan maupun kawasan pesisir.
Peringatan gelombang tinggi menjadi pengingat bahwa kondisi laut dapat berubah dan perlu diantisipasi. Nelayan maupun wisatawan diharapkan tidak mengabaikan informasi keselamatan, terutama ketika gelombang mencapai ketinggian yang berisiko.
Dengan memperhatikan prakiraan cuaca, mengikuti arahan petugas, dan menghindari aktivitas berbahaya, masyarakat dapat lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pesisir selatan DIY.
(Maria Margaretha Nirong Gedo)
Sumber: BMKG
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




