Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Targetkan Berantas Narkoba hingga Zero Kasus, Kapolda DIY: Kelompok Mahasiswa Jangan Terjerumus

C
Penulis: Cintia Yuliani❯
Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo. Cintia Yuliani/Radar Jogja
Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo. Cintia Yuliani/Radar Jogja

Advertisement

JOGJA - Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo menargetkan pemberantasan narkoba di DIJ hingga mencapai zero atau nol kasus. Upaya ini membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. 

“Narkoba ini harus kita target zero. Ini cita-cita Presiden dan juga komandan langsung dari Bapak Kapolri,” ujarnya setelah bertemu Wakil Gubernur DIY Paku Alam (PA) X di Kompleks Kepatihan, Rabu (14/10/2026). 

Dia mengatakan, mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perlindungan dari ancaman narkoba. Dia menyebut, jangan sampai mahasiswa terjerumus menjadi pengguna. ”Terlebih penyalahgunaan narkoba berpotensi menjadi ancaman bagi lingkungan pendidikan,” katanya.

Advertisement

Selain membahas pemberantasan narkoba, pertemuan dengan PA X juga menjadi kesempatan baginya untuk menyampaikan informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda DIJ. Termasuk pelaksanaan tugas kepolisian dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Langgeng menyebut, berbagai informasi dari PA X menjadi bahan untuk memetakan persoalan sekaligus menentukan langkah ke depan. Dia menilai, modal sosial berupa identitas dan karakter masyarakat DIY menjadi kekuatan dalam menciptakan situasi kondusif.

Advertisement

Menurutnya, hal itu sejalan dengan semangat polri untuk hadir bersama masyarakat. Salah satunya melalui penguatan program Jaga Warga yang dinilai strategis dalam menjaga keamanan hingga tingkat padukuhan. 

Melalui Jaga Warga, masyarakat didorong melakukan musyawarah untuk mengidentifikasi persoalan di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, persoalan tersebut diselesaikan bersama melalui semangat gotong royong, sehingga penanganannya dapat menyentuh akar masalah.

“Untuk menjaga identitas kita, kemudian menjadi kekuatan kita. Ini-lah langkah strategis untuk membangun hubungan saling percaya, sehingga modal sosial akan kuat," jelasnya. 

Pihaknya juga berkomitmen mendukung program pemerintah pusat maupun daerah. Penguatan peran masyarakat menjadi salah satu upaya untuk mencegah potensi konflik sekaligus menjaga stabilitas keamanan di DIY.

Di sektor pariwisata, akan turut mendukung terciptanya ekosistem wisata yang aman dan nyaman. Menurutnya, persoalan yang berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan perlu diselesaikan bersama agar sektor pariwisata DIY semakin berkembang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Atasi Kekeringan di Kulon Progo, Pemda DIY Bersama Keraton dan Polda Salurkan Air Bersih 

Atasi Kekeringan di Kulon Progo, Pemda DIY Bersama Keraton dan Polda Salurkan Air Bersih 

Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan sejumlah daerah di Indonesia mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Salah satu wilayah yang terdampak berada di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling (SIMLING) Polda DIY Bulan Oktober 2026 Lengkap

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling (SIMLING) Polda DIY Bulan Oktober 2026 Lengkap

Direktorat Lalu Lintas Polda DIY kembali menghadirkan layanan SIM Keliling (SIMLING) sepanjang bulan Oktober 2026. Cek jadwal, jam operasional, dan lokasi terdekat di sini.

18 Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Tanjungsari, Ditarget Rampung Desember

18 Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Tanjungsari, Ditarget Rampung Desember

Sebanyak 18 rumah dinas untuk personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda DIY mulai dibangun di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Proyek yang berdiri di atas lahan 18.000 meter persegi itu ditargetkan rampung ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer