Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tangani Sampah Kali Code dari Hulu, Trash Barrier Bakal Dipasang di Kabupaten Sleman

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯

 


Advertisement

Personel satgas sungai mengambil sampah yang tersangkut di trash barrier yang terpasang di Sungai Code, kawasan Bintaran, Kota Jogja, kemarin (7/8). Pemkot Jogja akan memulai program normalisasi sunga
Personel satgas sungai mengambil sampah yang tersangkut di trash barrier yang terpasang di Sungai Code, kawasan Bintaran, Kota Jogja, kemarin (7/8). Pemkot Jogja akan memulai program normalisasi sunga

JOGJA - Penanganan sampah di Kali Code mulai dilakukan secara lintas wilayah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana memasang jaring penangkap sampah atau trash barrier di kawasan hulu untuk mencegah sampah mengalir ke Kota Jogja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Abu Bakar mengatakan, trash barrier akan dipasang di aliran sungai wilayah Kapanewon Pakem dan Ngaglik. Kedua lokasi tersebut dipilih karena berada di kawasan hulu sebelum aliran sungai masuk ke wilayah perkotaan.

Advertisement

Menurut Abu, pemasangan jaring sampah di kawasan hulu akan menahan sampah sebelum masuk ke Kota Jogja. Upaya tersebut sekaligus memudahkan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah.

“Kami siap bekerja sama dengan Kota Jogja dalam menjaga kebersihan Sungai Code,” ujar Abu saat penandatanganan kerja sama revitalisasi Sungai Code di Pasar Minggon, Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Jumat (4/9).

Advertisement

Selain memasang trash barrier, Pemkab Sleman juga akan menata bantaran Sungai Code di Padukuhan Blimbingsari, Kalurahan Caturtunggal. Penataan dilakukan melalui pembersihan dan perapian kawasan bantaran sungai.

Abu berharap kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sepanjang aliran Sungai Code. Sungai yang bersih, menurut dia, juga membuka peluang pengembangan kawasan bantaran, termasuk sebagai destinasi wisata edukasi.

“Ini tanggung jawab kita semua untuk mengelola sungai agar menjadi sesuatu yang membuat masyarakat lebih bahagia,” tegas Abu.

Sementara itu, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, penanganan Sungai Code tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama antardaerah karena aliran sungai tersebut melintasi tiga wilayah di DIY.

Menurut Hasto, Sleman memiliki peran penting dalam menjaga kawasan hulu. Sementara Kota Jogja bertugas memastikan sampah tidak terus mengalir ke Kabupaten Bantul.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sebagian Besar Trash Barrier Sungai Kota Jogja Rusak, Baru Sungai Winongo yang Kembali Optimal: DLH Siapkan Perbaikan dan Penambahan Sembilan Titik Baru

Sebagian Besar Trash Barrier Sungai Kota Jogja Rusak, Baru Sungai Winongo yang Kembali Optimal: DLH Siapkan Perbaikan dan Penambahan Sembilan Titik Baru

Sebagian besar alat perangkap sampah sungai atau trash barrier di Kota Jogja rusak akibat tingginya debit air selama musim hujan. Saat ini hanya trash barrier di Sungai Winongo yang sudah kembali berfungsi optimal..

Oase Malioboro, Ibarat Menonton Bioskop: Buka Panggung Seniman Lokal Bakal Jadi Destinasi Baru

Oase Malioboro, Ibarat Menonton Bioskop: Buka Panggung Seniman Lokal Bakal Jadi Destinasi Baru

Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Kota Jogja yang membuka ruang kolaborasi bagi seniman dan pelaku industri kreatif DIJ untuk menampilkan karya. Destinasi yang memadukan seni, budaya, edukasi, dan ..

Disiapkan Jadi Percontohan Nasional, Kota Jogja Gencarkan Edukasi Politik Perkuat Indeks Demokrasi

Disiapkan Jadi Percontohan Nasional, Kota Jogja Gencarkan Edukasi Politik Perkuat Indeks Demokrasi

Pemerintah Kota Yogyakarta kian mengintensifkan program pendidikan politik bagi warganya seiring ditunjuknya daerah ini sebagai calon proyek percontohan nasional untuk pengukuran indeks demokrasi di level kabupaten..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer