
JOGJA - Kondisi cuaca dengan suhu udara panas terasa di Jogjakarta dalam beberapa hari terakhir ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap kondisi tersebut akan terjadi hingga memasuki musim kemarau.
Kepala Kelompok Analisis dan Prakirawan BMKG Yogyakarta International Airport (YIA) Romadi mengatakan, berdasarkan pantauannya suhu udara mulai meninggi sejak memasuki pekan terakhir Maret.
Suhu tertinggi tercatat pada 25 Maret 2026 dengan suhu 32 derajat celcius.
Dia menyebut, suhu udara di DIJ diprediksi terus meninggi hingga bulan depan. Lantaran pada April kemungkinan telah memasuki musim kemarau.
Suhu tertinggi diprediksi dapat mencapai kisaran 33 derajat celcius, naik signifikan dibandingkan selama musim penghujan yang berada di kisaran 26,5 derajat celcius.
“Memang ada peningkatan suhu temperatur yang maksimalnya bisa mencapai 33 celcius untuk wilayah DIJ,” ujar Romadi saat dikonfirmasi, Rabu (1/4).
Namun meski mengalami peningkatan suhu. Romadi memastikan bahwa peningkatan suhu yang terjadi selama pancaroba dan kemarau bukan merupakan gelombang panas yang berbahaya.
Kendati begitu, dia meminta agar masyarakat tetap mewaspadai kemungkinan gangguan kesehatan selama masa peralihan musim. Lantaran dapat mengakibatkan dehidrasi jika mengalami kekurangan cairan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




