Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Operasi Ketupat Progo, Siapkan Lima Pos Pengamanan di Libur Lebaran

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯

 


Advertisement

SIAGA: Jajaran Polresta Jogja dan Pemerintah Kota Jogja saat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo di Balai Kota Jogja, Kamis (12/3/2026).
SIAGA: Jajaran Polresta Jogja dan Pemerintah Kota Jogja saat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo di Balai Kota Jogja, Kamis (12/3/2026).

JOGJA - Menjelang masa libur panjang lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Polresta Jogja mulai memperkuat koordinasi terkait pengamanan.

Hal tersebut diwujudkan lewat pelaksanaan Operasi Ketupat Progo yang dimulai sejak Kamis (12/3/2026).

Advertisement

Wakapolresta Jogja AKBP Rudy Setiawan mengatakan, pada operasi tahun ini pihaknya akan fokus terhadap pengamanan kelancaran lalu lintas di kawasan wisata.

Serta pengawasan terhadap tindakan parkir nuthuk yang kerap dikeluhkan wisatawan.

Advertisement

Dia menyatakan, bahwa upaya pengamanan diwujudkan dengan pendirian lima pos. Untuk pos terpadu dibangun di kawasan Teteg Malioboro.

Empat titik lain merupakan pos pengamanan yang tersebar di  tersebar di Tugu, Titik Nol Kilometer, Stasiun Tugu, dan kawasan Gembira Loka.

“Kami lakukan langkah persuasif untuk menertibkan parkir-parkir liar. Kami ingatkan terus agar tidak ada tindakan yang merugikan wisatawan," ujar Rudy di sela Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo yang digelar di Balai Kota Jogja.

Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menyatakan, pihaknya siap berkoordinasi dengan kepolisian untuk mewujudkan keamanan bagi wisatawan maupun pemudik.

Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan transportasi hingga pengamanan ketat di kawasan ikonik seperti Malioboro.

Dia menyatakan, salah satu fokus utama adalah memberikan kesan pertama yang positif bagi para pendatang.

Sehingga diharapkan dapat memperkuat citra Jogjakarta sebagai kota yang ramah bagi wisatawan maupun pemudik.

Wawan pun memastikan bahwa pemerintah kota (pemkot) juga memberikan peringatan keras terhadap praktik-praktik yang merugikan wisatawan.

Seperti tarif parkir yang tidak wajar (nuthuk) atau harga makanan yang tidak wajar.

"Jangan takut lapor. Segera laporkan ke kami karena itu suatu hal yang harus kita tindak dengan komitmen yang sudah kita punya," tegasnya. (inu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polresta Jogja Pasang Kawat Berduri, Akademisi Nilai Cerminkan Pola Pengamanan Era Orde Baru

Polresta Jogja Pasang Kawat Berduri, Akademisi Nilai Cerminkan Pola Pengamanan Era Orde Baru

Pemasangan kawat berduri di kawasan Titik Nol Kilometer Jogjakarta menuai kritik dari kalangan akademisi. Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM Andreas Budi Widyanta menilai tindakan..

Ramai Titik Nol Kilometer Dipasang Kawat Berduri, Polresta Jogja: Simulasi Pengamanan Objek Vital

Ramai Titik Nol Kilometer Dipasang Kawat Berduri, Polresta Jogja: Simulasi Pengamanan Objek Vital

Ramai di sosial media Threads tentang sejumlah anggota polisi yang memasang kawat berduri di kawasan Titik Nol Kilometer pada Senin (2/11/2026) sore. Polresta Jogja mengkonfirmasi bahwa kegiatan tersebut merupakan ..

Viral Titik Nol KM Dipasang Kawat Berduri, Polresta Jogja: Simulasi Pengamanan Objek Vital Budaya

Viral Titik Nol KM Dipasang Kawat Berduri, Polresta Jogja: Simulasi Pengamanan Objek Vital Budaya

Kasi Humas Polresta Jogja Iptu Dani Hasan membenarkan bahwa pihaknya memang melakukan uji coba pemasangan kawat di kawasan tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer