Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Monev Operasi Zebra Progo 2025, Polda DIY Temukan 183 Dugaan Balap Liar

A
Penulis: Agung Dwi Prakoso❯
Ilustrasi Operasi Zebra Progo di Yogyakarta.
Ilustrasi Operasi Zebra Progo di Yogyakarta.

JOGJA - Operasi Zebra Progo 2025 memasuki hari terakhir sejak pertama dimulai pada 17 November.


Advertisement

Beberapa catatan monitoring dan evaluasi, jajaran kepolisian menemukan setidaknya ada sekitar 183 orang terkait dengan dugaan aktivitas balap liar.

"Meskipun nuansa dari Operasi Zebra ini adalah nuansa yang sifatnya preemptive, atau lebih banyak melakukan edukasi, penyuluhan, namun kami juga tetap melakukan penindakan yang memang sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan," ujar Dirlantas Polda DIY Kombes Yuswanto Ardi, Senin (1/12/2025).

Aktivitas balap liar menjadi salah satu fokus penindakan dalam operasi tersebut.

Advertisement

Setiap malam, para personil diterjunkan untuk melakukan patroli aktivitas balap liar.

Pihak kepolisian telah menjaring setidaknya 183 orang yang terlibat.

"Masyarakat yang diduga akan melakukan kegiatan balap liar yang tentunya ini membahayakan pengguna jalan lain," bebernya.

Advertisement

Ia juga melakukan penindakan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran karena melawan arus lalu lintas.

Namun, penindakan secara langsung menurutnya presentase jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan penindakan dengan menggunakan E-TLE atau tilang elektronik.

"Kami berharap dapat menjadi ajang untuk melakukan penertiban dalam rangka menghadapi persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru," jelasnya.

Fatalitas kecelakaan jalan Operasi Zebra Progo tahun ini diklaim menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Walaupun tidak signifikan, namun terdapat penurunan sekiat 4,2 persen dari jumlah kecelakaan tahun lalu.

"Ini tetap menjadi perhatian kami agar situasi ini dapat terus terpelihara sehingga bisa menciptakan kamseltibcarlantas yang kondusif," paparnya. (oso)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

MTs Negeri 9 Sleman Diduga Tarik Pungli, Siswa Baru Diminta Dana Rp 1,9 Juta

MTs Negeri 9 Sleman Diduga Tarik Pungli, Siswa Baru Diminta Dana Rp 1,9 Juta

MTs Negeri 9 Sleman diduga menarik pungutan liar pada wali murid. Tak main-main, jumlah yang diminta bagi setiap siswa kelas 7 dan 8 senilai Rp 1,9 juta dan untuk kelas 9 senilai Rp 2 juta.

Kejari Kebumen Masih Dalami Saksi Kasus Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Keuangan PT Aneka Usaha

Kejari Kebumen Masih Dalami Saksi Kasus Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Keuangan PT Aneka Usaha

Kejari Kebumen Masih Dalami Saksi Kasus Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Keuangan PT Aneka Usaha

Kabupaten dan Kota Wajib Lakukan Monev, SPPG di DIY Akan Diklasifikasikan dalam Tiga Kategori

Kabupaten dan Kota Wajib Lakukan Monev, SPPG di DIY Akan Diklasifikasikan dalam Tiga Kategori

Satgas MBG bentukan Pemkab Kulon Progo meninjau salah satu SPPG di Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates. Instruksi Pemprov DIJ, Pemkab Kulon Progo Lakukan Monev SPPG

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer