RADAR JOGJA – Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ kembali membuka sentra vaksinasi. Berlokasi di halaman kantor Dinkes DIJ. Layanan dibuka dua kali setiap sepekan. Ini menyusul pemerintah pusat telah memberi lampu hijau pemberian vaksin Covid-19 dosis penguat atau booster kedua untuk masyarakat pada Selasa (24/1).

Kepala Dinkes DIJ Pembajun Setyaningastutie mengatakan, atas instruksi tersebut, daerah siap melaksanakan vaksinasi penguat untuk masyarakat umum. Namun, sampai saat ini masih menunggu dibukanya aplikasi Pcare milik BPJS Kesehatan. Karena ini yang akan digunakan untuk pendataan pelaksanaan vaksinasi di daerah. “Aplikasinya belum dibuka, gimana kalau disuntik tidak bisa masuk aplikasi sama saja. InsyaAllah nanti pada saatnya pasti ada tap,” katanya Minggu (22/1).

Pembajun memperkirakan, pemerintah baru akan membuka aplikasi tersebut pada 24 Januari mendatang. “Kita tinggal ngoyak-ngoyak masyarakat. Kemarin juga sudah ada yang menanyakan booster untuk umum kapan dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, instruksi pemberian lampu hijau vaksinasi booster kedua untuk masyarakat umum tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Ke-2 bagi Kelompok Masyarakat Umum. Yang ditetapkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit pada Jumat (20/1).

Pembajun menyebut, vaksin ini dapat diberikan untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. engan jenis vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Namun demikian, layanan sentra vaksinasi tidak hanya untuk dosis penguat kedua. Masyarakat umum, tetap bisa mendapatkan vaksin dosis pertama hingga booster pertama. Sejauh ini, vaksinasi booster kedua telah diberikan kepada tenaga kesehatan dan warga lanjut usia. “Untuk tenaga kesehatan sudah ada sekitar 28 ribu orang atau 82,88 persen dari total sasaran sebanyak 57 ribu nakes,” bebernya.

Sedangkan untuk lansia, sebanyak 12 ribu sasaran atau 2,72 persen dari total total 472 ribu lansia. “Vaksin booster kita sudah bertambah ya, tapi memang tidak seperti dulu lagi hebohnya,” ucapnya.

Selain sentra vaksinasi, pelayanan juga dibuka melalui puskesmas yang tersebar di lima kabupaten/kota. Masyarakat umum yang ingin menjalani vaksinasi tinggal menyambangi lokasi-lokasi tersebut. (wia/eno)

Jogja Utama