RADAR JOGJA – Ribuan pengemudi atau driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Paguyuban Gojek Driver Jogjakarat (Pagodja) menggelar konvoi dan aksi tuntutan kepada operator kemarin (24/3).

Mereka berkumpul di sisi timur Stadion Kridosono, sebelum melanjutkan konvoi menuju ke Jalan Imogiri Timur, Umbulharjo, tempat kantor penyedia layanan jasa.

Ketua Pagodja Handriyanto menyebutkan, ada beberapa yang mereka tuntut. Di antaranya penyesuaian tarif bagi driver, jenjang level program pendapatan minimum, dan skema operasional 24 jam bagi ojol. “Kami keberatan dengan penetapan tarif saat ini. Tarif potongan dari perusahaan sangat besar,’’ ujarnya.

Salah seorang driver, Dani, 22, mengatakan bahwa potongan yang dia terima memang membuat pendapatannya berkurang. Ia pun harus menambah jam beroperasi untuk dapat memenuhi kebutuhannya. “Semoga keluhan kami didengar,” ujarnya.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek Central-West Java & Yogyakarta Mulawarman, mengatakan bahwa pihaknya selalu terbuka dan mendengarkan aspirasi dari mitra dan komunitas driver. Ia menyatakan bahwa pihaknya selalu menaati peraturan pemerintah dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. “Terkait dengan kebijakan tarif yang digunakan, Gojek mengacu pada peraturan Menteri Perhubungan,” tambahnya. (cr5/din)

Jogja Utama