RADAR JOGJA – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo menargetkan menyuntikan sepuluh ribu vaksin booster atau vaksinasi dosis ketiga kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, gugus tugas akan melakukan berbarengan dengan vaksinasi anak dan vaksin dosis pertama serta kedua.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan, adapun jumlah total masyarakat Kulonprogo yang memenuhi kriteria untuk vaksinasi dosis ketiga sendiri berjumlah 25 ribu sasaran. Namun karena melihat ketersediaan vaksin di gudang penyimpanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo, di bulan Januari ini pihaknya hanya menarget sebanyak 10 ribu sasaran.

Untuk vaksinasi booster pihaknya memulai kick off kemarin (13/1) bersamaan dengan kegiatan vaksinasi anak dan vaksinasi umum. Meski nantinya vaksinasi dosis ketiga telah bergulir di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), Sekertaris Dinkes Kulonprogo itu memastikan bahwa petugas kesehatan tetap melayani masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi dosis pertama maupun kedua. “Pada prinsipnya, untuk prioritas tetap vaksin dosis pertama dan kedua, sementara booster dilakukan di sela-sela pelayanan vaksinasi,” ujar Baning.
Sementara terkait teknisnya, Baning mengatakan masyarakat hanya tinggal membawa kartu vaksin untuk kemudian ditunjukan kepada petugas pelayanan vaksin. Petugas nanti memverifikasi dan memastikan bahwa masyarakat layak menerima dosis vaksinasi booster.

Untuk saat, lanjutnya, gugus tugas hanya memprioritaskan kepada masyarakat yang vaksin primernya berjenis Sinovac, lantaran ketersediaan vaksin di gudang Dinkes hanya vaksin Astrazeneca. Hal itu merujuk pada petunjuk teknis (juknis) dari Kementrian Kesehatan yang mewajibkan vaksin booster harus berbeda dengan jenis vaksin utama atau vaksin yang telah disuntikan pada dosis pertama dan kedua.
Terkait dengan capaian vaksinasi di Kulonprogo sendiri, Baning menyatakan untuk vaksinasi dosis pertama telah menyentuh angka 87,7 persen atau sudah 331.815 dari total 378.177 sasaran. Sementara untuk vaksinasi dosis kedua telah mencapai 71,3 persen atau sudah 269.769 sasaran. Kemudian untuk vaksin booster yang sudah dilakukan kepada tenaga kesehatan tercatat telah menyentuh 4.021 sasaran. “Sebagaimana informasi, untuk vaksin booster nantinya juga hanya diberikan setengah dosis saja,” imbuh Baning.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya, gugus tugas juga tengah berfokus terhadap penyelesaian vaksinasi anak. Lalu setelah tahapan tersebut selesai, pihaknya akan melanjutkan kepada sasaran lain seperti lansia dan penyelesaian vaksinasi bagi masyarakat umum. “Setelah vaksinasi anak selesai, nantinya kami juga melanjutkan surveilans atau swab acak di sekolah-sekolah,” imbuh Wakil Bupati Kulonprogo ini. (inu/bah)

Jogja Utama