RADAR JOGJA – Jadi ikon DIJ, kunjungan wisatawan ke Malioboro mulai bergeliat. Bahkan hampir mendekati normal. Jumlah kunjungan memuncak terlihat saat menjelang pergantian tahun yakni mencapai hampir 10 ribu kunjungan dalam satu waktu, Jumat lalu (31/12).

Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Ekwanto mengatakan kunjungan pada momentum malam pergantian kemarin sudah hampir mendekati normal diluar pandemi. Biasa di luar pandemi sebanyak 15 ribu orang, kemarin mencapai 10 ribu kunjungan dalam satu waktu. “Iya ini sudah seperti normal,” katanya, Minggu (2/1).

Ekwanto tidak menampik, kunjungan kemarin memang puncak daripada kunjungan-kunjungan sebelumnya dimasa pandemi Covid-19 ini. Kunjungan tertinggi sebelumnya terjadi pada malam Minggu (25/12) mencapai 7.500 pengunjung. Dari hari-hari biasa sebelumnya hanya 3-4 ribu kunjungan dalam satu waktu. “Kemarin setelah bersih-bersih sampah pagi pukul 04.00, kami lakukan penyemprotan disinfektan juga pukul 06.00 dari BPBD,” ujarnya.

Selama pergantian tahun baru kemarin, UPT sendiri menurunkan seluruh personel Jogoboro sekitar ratusan dari penjagaan hari-hari biasa hanya puluhan personel dibagi shift. “Semua personel kami turunkan, ya khawatir-khawatir seneng ya ada banyak pengunjung. Tapi prokes masker yang terus kami tekankan,” tambahnya.

Di Kulonprogo, jumlah pengunjung di Pantai Glagah mengalami peningkatan signifikan pada momen libur tahun baru 2022 ini. Pengelola wisata setempat bahkan mencatat jumlah kunjungan pada pantai yang berada di pesisir Kulonprogo itu mencapai 20 ribu wisatawan lebih saat akhir pekan.

Koordinator Satlinmas Wilayah V Pantai Glagah Aris Widiatmoko mengatakan, dari hasil pantauannya lonjakan pengunjung terjadi pada akhir pekan kemarin (1-2/1). Di mana untuk Sabtu pihaknya mencatat pengunjung yang masuk mencapai sekitar 10 ribu wisatawan. Sementara pada Minggu hingga sore, pantai di Kapanewon Temon itu kembali dikunjungi 10 ribu wisatawan. “Untuk dua hari ini (akhir pekan kemarin) untuk kunjungan di Pantai Glagah memang mengalami lonjakan. Di hari Sabtu dan Minggu jumlah wisatawan yang datang bisa mencapai 10 ribuan,” ungkap Aris, saat dikonfirmasi Minggu (2/1).

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito menyampaikan, di momen musim libur natal dan tahun baru (nataru) ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata telah mencapai lebih dari Rp 3 Miliar. Di mana dengan capaian tersebut artinya target PAD Kulonprogo telah mencapai 80 persen. “Untuk kunjungan tertinggi masih di Pantai Glagah,” ujar Joko. (inu/wia)

Jogja Utama