RADAR JOGJA – Selepas kunjungan kerjanya untuk memantau progress vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Bantul, Panglima TNI menyambangi Kantor Kepatihan Jumat (31/12). Ini adalah kunjungan pertama Jenderal Andika Perkasa usai dilantik 17 November 2021 lalu.

Pantauan Radar Jogja di Kompleks Kepatihan, Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa tiba kurang lebih pukul 14.00. Langsung disambut oleh Gubernur DIJ, Hamengku Buwono X. Pertemuan yang dilakukan kurang lebih selama 3 jam itu berlangsung tertutup.

Gubernur DIJ, Hamengku Buwono X mengatakan pertemuannya itu hanya untuk menjalin silaturahmi utamanya mencari dan bertukar pengalaman dalam berproses satu sama lain. Baik pengalaman dari segala aspek, budaya hingga jokes dan rumah tangga. “Beliau panglima saya gubernur hanya dialog saja. Ya (bicara pengalaman) semua aspek ya kita ngobrol untuk menghilangkan beban stres gitu,” katanya usai pertemuan tersebut di Bangsal Kepatihan.

HB X menyinggung soal keamanan Jogja diklaim relatif cukup baik. Sebagai kepala daerah Raja Keraton itu bertanggung jawab, dengan apa yang terjadi di Jogjakarta. Sebab dalam aspek keamanan ini pihaknya tidak sendiri, turut dibantu oleh unsur TNI, Polri, maupun Kejaksaan di dalam membangun ketertiban wilayah. “Jadi sebetulnya kami punya kesepakatan yang sama untuk berkoordinasi. Semoga saja di tahun depan kondisinya akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Seperti pernyataan sebelumnya, terkait kasus kejahatan jalanan atau klithih dikatakan tidak perlu dibesar-besarkan. Sebab pelaku klithih sudah ditangkap dan ditangani oleh pihak yang berwajib. “Ya sudah selesai persoalan, sudah ditangkap pelakunya. Jangan dibesar-besarkan yang menjadi sesuatu akhirnya Jogja dinyatakan tidak aman dan nyaman,” jelasnya.

Jenderal Andika Perkasa mengatakan kedatangannya itu hanya sekedar untuk ramah tamah dengan gubernur. Terlebih, sejak menjabat sebagai Panglima TNI belum pernah bertemu. “Saya mohon waktu menghadap beliau ini untuk bertanya banyak hal. Dan lebih sebetulnya bukan hanya tentang pandemi yang itu sudah jelas bagian dari percakapan kami,” katanya.

Andika menyebut justru yang lebih banyak dibicarakan daripada itu ialah terkait pertukaran pengalamannya dengan gubernur yang dinilai sebagai senior berpengalaman di bidang pemerintahan. Dan yang diklaim hal ini akan sangat berguna baginya. “Walaupun dulu sudah menghadap tapi dari situ justru banyak pelajaran saya petik, pengalaman ilmu beliau sebagai praktisi dan senior,” jelasnya.

Ditanya soal menjaga keamanan di Jogja ? Seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini menyebut Jogja memiliki reputasi yang sangat baik. Artinya, terkait keamanan di wilayah Jogja ini diklaim tidak ada persoalan yang signifikan. ” Jogja punya reputasi yang sangat bagus. Tahun baru pasti kami semua berharap, harus lebih bagus,termasuk kinerja dari TNI juga akan semakin baik,” tambahnya. (wia/bah)

Jogja Utama