RADAR JOGJA – Pemkot Jogja bakal mengkaji kebijakan bus pariwisata yang masuk ke Kota Jogja, terutama terkait tempat khusus parkir (TKP), menyusul semakin ramainya bus pariwisata ke Kota Jogja tiap weekend Sabtu dan Minggu. Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (HP) mengatakan, pemkot akan mulai mempertimbangkan pelonggaran akses bagi bus-bus pariwisata.

“Kemarin kan TKP masih ditutup untuk bus. Tapi melihat kondisi sudah begitu, ada potensi kita akan meninjau kebijakan terkait bus,” kata HP kemarin (18/10).

Oleh karena itu, pemkot sedang mengatur terkait upaya penataan skemanya, seandainya bus pariwisata diberi akses penuh untuk masuk kota.

Hal ini agar situasi juga tetap terkendali. Terutama terkait penumpang bus harus dipastikan sudah tervaksin Covid-19. Satu-satunya mulai menerapkan skema one gate system. “Kalau sudah boleh masuk, berarti kita mulai menerapkan skema one gate system. Kita kan harus mengatur, wong dihalau saja yang masuk begitu tinggi, mau nggak mau wisatawannya harus ditata,” ujarnya.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja ini tak menampik pada Sabtu dan Minggu kemarin ini Malioboro menjadi destinasi yang dituju wisatawan. Tak hanya dalam kota dan sekitarnya, melainkan dari berbagai daerah. Rata-rata bus mencoba masuk kota mencapai 140 bus setiap hari selama weekend.

Meskipun kendaraannya dapat dihalau masuk, pemkot kesulitan menghalangi para penumpangnya. “Ya, memang ada laporan kemarin cukup padat. Rata-rata ratusan bus mencoba masuk setiap hari selama weekend. Cukup tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, meski begitu Dishub telah melakukan berbagai upaya untuk menghalau akses masuk bagi bus menuju Kota Jogja, ternyata wisatawan memiliki cara untuk mengakali petugas. Sebagian besar mereka masuk menggunakan taksi online atau kendaraan-kendaraan kecil. Demikian pula ia juga sempat mendapati sendiri ada sebuah bus yang bisa lolos. Atau memarkir busnya di pusat oleh-oleh yang memiliki lahan luas dan berlokasi di pinggiran kota.

“Memang ada itu yang masuk, tapi tidak banyak lah. Jadi, kemarin saya coba menelusuri sendiri. Saya lihat itu ada bus yang masuk ke Pathuk (sentra bakpia, Red). Tapi, ya sebatas satu itu saja yang saya lihat,” tambahnya. (wia/laz)

Jogja Utama