RADAR JOGJA – Penanganan pandemi Covid-19 di Kota Jogja melibatkan peran aktif masyarakat. Jika pada awal pandemi dengan melakukan pembatasan aktivitas sosial, kini juga menambah fasilitas kesehatan.

Seperti yang dilakukan warga masyarakat Kelurahan Tegalrejo yang tergabung dalam tim relawan Garda Wiratama dengan pembelian satu unit ambulans yang didapat dari hasil swadaya masyarakat.

Ketua tim relawan Garda Wiratama, Heru Kuswanto mengatakan satu unit ambulans tersebut adalah hasil dari swadaya warga Kelurahan Tegalrejo.
“Mobil ambulans ini adalah untuk kepentingan warga yang membutuhkan bantuan di saat darurat, selain itu juga untuk mengoptimalisasikan layanan kesehatan masyarakat.” katanya di halaman SMPN 7 Jogja, Sabtu (16/10).

Pihaknya mengungkapkan ambulans tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan untuk warga Kelurahan Tegalrejo saja, namun seluruh warga Kota Jogja dapat menggunakannya. “Ambulans ini tidak hanya untuk membantu warga Kelurahan Tegalrejo saja, tetapi juga untuk seluruh warga Kota Jogja, siapapun dapat memanfaatkan ambulan ini,” jelasnya.

Ia menjelaskan terbentuknya Tim Garda Wiratama bermula dari pelatihan Kampung Tangguh Bencana (KTB) pada Mei 2021. “Setelah itu berkembang seiring dengan kebutuhan dalam penanganan Covid-19. Ada berbagai kegiatan yang dilakukan mulai dari edukasi perilaku sesuai protokol kesehatan, sampai pemakaman jenazah covid-19,” bebernya.

Tim Garda Wiratama ini, lanjutnya, memiliki komitmen untuk selalu berpartisipasi dalam meningkatkan kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat. “Para anggota relawan ini berergabung murni karena panggilan hati nurani,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh warga Kelurahan Tegalrejo. “Sikap gotong royong warga Kelurahan Tegalrejo ini patut ditiru, mereka melakukan penggalangan dana untuk membeli mobil ambulans tanpa harus menunggu bantuan datang,” katanya.

HP mengatakan sejak awal pandemi Covid-19 menyerang Kota Jogja, Pemkot Jogja selalu melibatkan warga masyarakat dalam penanganannya. Menurut dia, dengan mengajak masyarakat turut serta dalam penanganan Covid-19, bencana Covid-19 akan lebih mudah teratasi dan masyarakat dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada. “Sekaligus menemukan caranya sendiri untuk bangkit dari kondisinya,” katanya.

Ia berharap kedepan akan lebih banyak lagi tim yang berkontribusi dalam penanganan bencana.”Sejauh ini peran relawan di Kota Jogja sudah sangat baik dan membantu penanganan bencana, termasuk Covid-19,” ungkapnya.
Ia berharap relawan yang muncul dapat membantu penanganan Covid-19 baik di tingkat kecil seperti kelurahan maupun tingkat yang lebih tinggi. Usai meresmikan ambulan tersebut, ditempat yang sama, orang nomor dua di Kota Jogja juga melakukan peninjauan vaksinasi dosis ke dua untuk warga masyarakat Kelurahan Tegalrejo. Pada vaksinasi kali ini, vaksin yang digunakan adalah CoronaVac produksi Sinovac. (**/pra)

Jogja Utama