RADAR JOGJA – Presiden Joko Widodo meresmikan program bantuan tunai bagi pedagang kaki lima dan warung kecil. Menyasar sebanyak 1 juta pedagang yang tersebar di seluruh Indonesia. Masing-masing pedagang mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

Malioboro menjadi saksi peresmian bantuan tersebut. Setidaknya ada 300 pedagang yang menerima bantuan pada tahap pertama. Tercatat ada sekitar 2 ribu pedagang yang berjualan di kawasan Malioboro.

“Pagi hari ini bersama pak Menko Perekonomian dengan Ngarso Ndalem bapak Gubernur DIJ, para menteri lain dan pak wali kota ingin meresmikan dimulainya pemberian bantuan tunai bagi PKL dan warung kecil sebanyak 1 juta PKL dan pedagang warung, diberikan bantuan sebesar Rp 1,2 juta,” jelasnya saat memberikan bantuan di kawasan Malioboro, Sabtu (9/10).

Jokowi sempat bertanya kepada para pedagang di kawasan Malioboro. Apakah bantuan yang diberikan cukup. Para pedagang serempak menjawab kurang.

“Kurang enggak? Satu juta dua ratus ribu cukup menurut perhitungan kita. Dimulai pertama kali di kawasan Malioboro Jogjakarta. Bantuan tunai untuk PKL dan warung kecil lewat TNI dan Polri saya nyatakan dimulai,” katanya disambut tepuk tangan para pedagang.

Jokowi mengawali agenda kepresidenan dengan berjalan kaki di kawasan Malioboro. Sekitar 09.30 WIB Jokowi dan rombongan keluar dari Gedung Agung Jogjakarta. Setelahnya berjalan ke arah utara. Berjalan di pedestarian sisi barat.

Setibanya di depan Gerbang Ketandan, Jokowi memberikan simbolis bantuan ke 2 PKL Malioboro. Lalu rombongan menyeberang di pedestrian sisi timur. Untuk kemudian berbincang-bincang sejenak dengan perwakilan PKL Malioboro.

Dalam kesempatan ini juga memberikan simbolis bantuan kepada 2 PKL dan seorang tukang becak. Masing-masing mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 1,2 juta. Pasca memberikan bantuan, rombongan berjalan kembali menuju Gedung Agung.

“Sangat bersyukur dan senang sekali kami selama ini dengan menghadapi PPKM, lalu pandemi 2 tahun. Ini tentu terganggu tapi tetap ikuti arahan pemerintah, jaga prokes,” ujar Ketua Koperasi Tri Dharma Rudiarto saat berdiskusi dengan Presiden Jokowi.

Adanya bantuan menjadi angin segar bagi para pedagang. Terlebih yang belum mendapatkan bantuan tunai. Setidaknya dapat menjadi biaya kehidupan sehari-hari.

Rudi memaparkan ada sekitar 2 ribu pedagang di kawasan Malioboro. Hampir seluruhnya telah didapat dan verifikasi oleh TNI-Polri. Syarat utama adalah para pedagang yang sama sekali belum mendapatkan bantuan tunai.

“Data sudah diperiksa semua cuma kemarin verifikasi butuh waktu. Sehingga hari ini belum tersalurkan, tapi selanjutnya akan terus lakukan verifikasi dimana semua PKL kawasan Malioboro akan mendapatkan (bantuan),” katanya.

Rudi menuturkan baru sekitar 300 pedagang yang telah terverifikasi. Seluruhnya menerima bantuan uang tunai tahap pertama. Masing-masing menerima bantuan Rp 1,2 juta secara tunai.

“Bantuan hanya sekali saja, tapi paling tidak ini terima kasih sekali. Selama ini ditunggu akhirnya terealisasi,” ujarnya. (Dwi)

Jogja Utama