RADAR JOGJA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan selayaknya Jogjakarta sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Hanya saja ada satu kabupaten yang masih berstatus zona merah. Alhasil status PPKM secara umum masih berstatus level 3.

Dia meminta pemerintah daerah mempertahankan prestasi saat ini. Terutama dalam pengendalian kasus Covid-19 harian. Selanjutnya adalah meningkatkan capaian vaksinasi.

“Disini (Jogjakarta) diberlakukan masih level 3, dan dari sisi kondisi riil sudah level 2 tapi ada salah satu kabupaten yang level 3,” jelasnya saat berbincang-bincang dengan PKL Malioboro, Sabtu (9/10).

Dia meminta warga Jogjakarta tetap bersabar. Tetap bisa beraktivitas namun mengedepankan protokol kesehatan. Agar target PPKM Level 2 bisa segera terwujud.

“Lihat satu minggu kedepan. Sebenarnya wisata belum dibuka tapi hotel sudah penuh. Pertumbuhan ekonomi 11 persen. Ini tinggi sekali, selamat Jogjakarta,” katanya.

Dalam perbincangan ini para PKL menyampaikan keluhannya. Salah satunya Ketua Koperasi Tri Dharma Rudiarto. Dia berharap agar aktivitas di Malioboro berlaku normal. Agar roda perekonomian kembali berputar seperti sedia kala.

Walau begitu Rudi memastikan protokol kesehatan tetap terjaga. Para pedagang juga telah mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Sehingga pengunjung bisa mengunjungi Malioboro dengan aman dan nyaman.

“Harapannya kunjungan ini membuka ruang bahwa Malioboro aman dikunjungi dan segera level (PPKM) diturunkan. Dapat kami sampaikan segenap komponen sudah vaksin yang kedua, harapannya pariwisata segera dibuka,” ujarnya.

Untuk vaksinasi pihaknya masih melakukan penyisiran. Guna mencari para pedagang yang belum mendapatkan vaksin. Termasuk anggota keluarga pedagang yang kerap beraktivitas di kawasan Malioboro.

“Jumat kemarin kami menyisir lagu Malioboro. Mengadakan vaksin sebanyak 500 dosis. Kalau saat ini sudah 90 persen lebih,” katanya. (Dwi)

Jogja Utama