RADAR JOGJA – Mahasiswa yang berasal dari luar kota didorong segera melakukan vaksinasi Covid-19 di sentra yang disediakan. Pemkot Jogja masih berkomitmen melakukan vaksinasi Covid-19 kepada siapa pun yang beraktivitas di Kota Jogja.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) mengatakan, kalangan mahasiswa sekalipun berasal dari luar kota Jogja yang belum vaksinasi, telah disediakan satu sentra di XT Square untuk imunisasi. “Kami memvaksin NIK di luar NIK kota juga,” katanya.

Pada Oktober ini direncanakan akan ada kedatangan mahasiswa dari luar kota dalam rangka mengikuti perkuliahan tatap muka yang akan dimulai beberapa perguruan tinggi. Sehingga, dimungkinkan tidak sedikit mahasiswa dari luar daerah juga akan datang, khususnya ke Kota Jogja.

“Mahasiswa seluruh Indonesia yang ada di Kota Jogja, kita punya pelayanan Sabtu dan Minggu di XT Square. Mahasiswa, silakan datang,” ujarnya.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan, saat ini stok vaksin untuk kalangan mahasiswa masih tercukupi. Bahkan akan ada tambahan vaksin mahasiswa pada Oktober ini.

Menurutnya, pada Oktober seluruh aktivitas masyarakat sudah meningkat. Sebagian siswa sudah masuk pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Demikian pula sebagian kampus juga sudah membuka aktivitas kuliah tatap muka.

“Mudah-mudahan Oktober ini mereka yang aktivitas di Jogja tidak melupakan prokes, karena interaksi mungkin akan semakin meningkat. Tapi kalau sudah vaksin dan prokes dijalankan, semoga tidak terjadi sebaran baru di Jogja,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan, tidak ada pelayanan yang berbeda terhadap mahasiswa maupun kalangan masyarakat umum non-KTP Jogja yang hendak vaksin di Kota Jogja. Kalangan mahasiswa ber-KTP Jogja maupun tidak, tetap akan dilayani untuk vaksinasi. “Selama dia domisili di Kota Jogja, dia tetap ikut (mendapat layanan vaksinasi), tidak dibedakan,” katanya.

Emma menyebut dosis vaksin untuk kalangan mahasiswa ini masih terbilang mencukupi. Saat ini ketersediaan vaksin di Kota Jogja mencapai 66.930 dosis. Jumlah itu terdiri atas Sinovac 37.212 dosis, AstraZeneca 7.710 dosis dan Moderna 22.008 dosis. “Untuk Sinovac ada yang TNI dan BIN juga, karena dalam pelaksanaan vaksinasi kita bekerja sama TNI dan BIN,” ujarnya.

Terkait moderna, Emma menyebut, saat ini tidak hanya digunakan untuk suntikan dosis ketiga (booster) bagi SDM kesehatan. Namun juga sudah digunakan untuk masyarakat umum, mengingat masih ada moderna yang tersisa. (wia/laz)

Jogja Utama