RADAR JOGJA – Pembentukan kekebalan kelompok yang ditargetkan segera terealisasi September ini, percepatan vaksinasi untuk menyisir masyarakat yang belum tervaksin terus digenjot. Salah satunya, dilakukan di sentra Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus di Pugeran, kemarin (22/9).

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengatakan, selain pelayanan dari Pemkot Jogja, vaksinasi juga melibatkan elemen masyarakat di Kota Jogja seperti gereja yang berinisiatif mengadakan sentra vaksinasi Covid-19. “Ini merupakan bagian dari percepatan vaksinasi dengan membuat sentra vaksinasi untuk masyarakat,” katanya.

HP menjelaskan selama ini pelayanan vaksinasi Covid-19 secara reguler diberikan di puskesmas, rumah sakit, kelurahan, dan sentra-sentra vaksinasi. Vaksinasi juga dilakukan masyarakat dalam sentra seperti yang diadakan Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus di Pugeran, Kemantren Mantrijeron bekerja sama dengan Kodim 0734 Kota Jogja tersebut. “Sekarang capaian vaksinasi penduduk kota sudah sekitar 70 persen,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyisiran, setelah dikurangi warga yang sedang terpapar Covid-19, memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan tidak berdomisili di Kota Jogja, masih ada berkisar 30-40 ribu warga yang belum vaksin. Artinya, ini harus menunggu mereka siap untuk divaksin. “Ini harus ektra menyisirnya. Jadi seperti hari ini disiapkan 1.000 dosis, semoga bisa mempercepat proses,” jelasnya.

Diharapkan percepatan vaksinasi ini segera bisa diselesaikan pada September ini. Namun, lagi-lagi yang menjadi masalah adalah antara nomor induk kependudukan ada beberapa yang belum dapat diakses dalam Pcare atau sistem satu data pencatatan vaksinasi Covid-19. Dicontohkan pada warga yang KTP Kota Jogja, tapi tidak tinggal di Kota Jogja, biasanya ada permasalahan. Tetapi, pemkot tetap mengusahakan untuk mendapatkan akses tersebut.

Sementara, Pastor Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran Romo FX. Sukendar Wignyosumarta, Pr menambahkan, kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gereja Pugeran terbuka untuk masyarakat umum. Tidak hanya warga KTP Jogja dan jamaah lingkungan gereja tetapi juga dari luar yang belum mendapatkan vaksin. Dalam kegiatan itu disiapkan sekitar 1.000 vaksin CoronaVac produksi Sinovac yang disediakan TNI dari Kodim 0734 Kota Jogja. ” Rumah kami lumayan besar bisa digunakan untuk serib orang bergantian, sehingga kami terbuka mengadakan ini,” katanya. (wia/pra)

Jogja Utama